INAnews.co.id, Jakarta– Pakar hukum tata Negara, Prof. Mahfud MD mengaku tercengang dengan penggantian mendadak calon Hakim Mahkamah Konstitusi dari Inosensius menjadi Adies Kadir, politisi Partai Golkar.
“Saya tidak percaya kalau itu dimaksudkan untuk menggantikan. Bahkan dokumen Inosensius sudah di istana, video dan flyer penyambutannya sudah disiapkan di MK,” kata Mahfud di kanal YouTube-nya, Selasa (3/2/2026).
Mahfud menilai secara yuridis dan prosedural pemilihan Adies tidak melanggar hukum karena menjadi hak prerogatif DPR. Namun dari sisi etika dan politik, langkah ini bermasalah.
“Tiga minggu lalu saya ketemu Inosensius di MK. Saya bilang ‘Pak, titip MK ya’. Sekarang jadi tidak enak,” ungkap mantan Ketua MK ini.
Ia menyoroti tren pemilihan hakim MK yang makin tertutup, berbeda dengan era transparansi saat dirinya dan Jimly Asshiddiqie dipilih melalui proses terbuka dengan pengumuman ke publik.






