INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah akan mengembangkan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) dengan sentuhan manajemen profesional untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penghimpunan dana keagamaan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan rencana ini usai pertemuan Presiden dengan 16 pimpinan ormas Islam, Selasa. “Nanti akan ada pengembangan LPDU, pundi-pundi keumatan pada masing-masing agama. Itu juga nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen dari para profesional,” jelasnya.
Langkah ini ditempuh agar dana-dana umat yang terhimpun dapat dikelola dengan lebih baik dan tepat sasaran. “Sehingga dengan demikian efisiensi dan efektivitas kita dalam menghimpun dana-dana umat itu sendiri untuk mereka sendiri akan lebih baik,” tambah Nasaruddin.
LPDU diharapkan menjadi wadah yang dapat mengoptimalkan potensi dana umat Islam yang selama ini tersebar di berbagai lembaga. Dengan pengelolaan profesional, dana tersebut dapat lebih berdampak untuk kesejahteraan umat.
Program ini merupakan salah satu dari berbagai agenda domestik yang dibahas dalam pertemuan ketiga antara Presiden dengan ormas keagamaan. Selain isu Palestina dan perkampungan haji, pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi fokus perhatian dalam diskusi yang berlangsung intensif tersebut.
Para pemimpin ormas Islam menyambut positif rencana profesionalisasi pengelolaan dana umat ini, dengan harapan dapat memberikan manfaat maksimal bagi umat Islam Indonesia.






