INAnews.co.id, Jakarta- Ketua Umum Wahdah Islamiah sekaligus Ketua Bidang Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustaz Zaitun Rasmin, menegaskan bahwa genosida di Gaza masih terus berlangsung meskipun telah terjadi gencatan senjata sejak Oktober 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Abraham Samad di kanal Abraham Samad Speak Up, Sabtu (7/2/2026).
“Kemarin masih terjadi serangan lagi, lebih dari 30 orang meninggal. Jadi genosida masih terus berlangsung,” ujar Ustaz Zaitun.
Menurut Ustaz Zaitun, meskipun bantuan kemanusiaan sudah mulai masuk ke Gaza, jumlahnya masih jauh dari kebutuhan. Kesepakatan awal menyebutkan sekitar 600 kontainer bantuan per hari, namun kenyataannya baru sekitar 100 kontainer yang masuk.
“Orang masih kelaparan. Kebutuhan pokok masih belum terpenuhi semuanya. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi sudah lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.
Ustaz Zaitun juga mengkritisi dukungan Amerika Serikat terhadap Israel yang berlanjut hingga era Presiden Donald Trump, meskipun sempat ada harapan perubahan. Dia mencatat bahwa pada masa Presiden Joe Biden, pengiriman senjata ke Israel tetap dilanjutkan di tengah desakan dunia untuk menghentikan genosida.






