Menu

Mode Gelap
Catut Nama Presiden Prabowo, CWIG Desak Kasus PT BAT Bank Naik ke Penyidikan Polisi Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon Wamen LHK Ungkap Kesenjangan Pendanaan Iklim Keberhasilan Pasar Karbon tak Hanya Tergantung Regulasi, tapi Kolaborasi Pemangku Kepentingan Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia hingga Akhir Tahun Polri Umumkan Rekrutmen Akpol 2026 Bebas Titipan, Mahfud: Buah Reformasi

POLITIK

Mahfud tak Ingin Pergantian Presiden di Tengah Jalan

badge-check


					Menko Polhukam Moh. Mahfud MD Perbesar

Menko Polhukam Moh. Mahfud MD

INAnews.co.id, Jakarta– Di tengah derasnya kritik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto yang memasuki bulan ke-18, Mahfud MD menegaskan bahwa ia tidak menginginkan pergantian presiden di tengah jalan. Namun, ia juga tak mau menutup mata terhadap persoalan yang kian menumpuk.

“Kita ini tidak ingin ganti-ganti presiden di tengah jalan. Kita orang cukup beradab. Tapi kalau kritiknya diabaikan terus, rakyat biasanya mual juga akhirnya bersuara,” ujar Mahfud dalam podcast Terus Terang, Selasa (7/4/2026).

Mahfud memberi sejumlah catatan positif: stabilitas keamanan terjaga, kasus terorisme dan radikalisme meredam, dan kebutuhan pokok masyarakat saat Lebaran tersedia cukup. Namun ia mengingatkan pemerintah bahwa mendengarkan kritik saja tidak cukup—perlu ada penelitian atas kebenarannya dan tindak lanjut yang nyata.

Mahfud menekankan bahwa konstitusi dan penegakan hukum adalah satu-satunya jangkar yang bisa menyelamatkan negara dari kekacauan. Ia mengajak pemerintah kembali ke komitmen awal Prabowo sendiri: strategi yang benar, manajemen yang baik, dan pemerintahan yang bersih. “Masih ada waktu 3,5 tahun. Mumpung masih ada kesempatan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon

17 April 2026 - 23:24 WIB

Ketimpangan Picu Penjarahan, Bukan Sekadar Isu Ekonomi

16 April 2026 - 23:59 WIB

Hilirisasi Nikel Masih Bolong di Tengah

16 April 2026 - 19:49 WIB

Populer ENERGI