Menu

Mode Gelap
Daulat Energi Desak Percepatan Kendaraan Listrik di Instansi Pemerintah untuk Tekan Impor BBM Generasi Z Cemas, Akademisi Ingatkan Skenario Bangladesh Akademisi Kumpul, Sebut Rezim Prabowo tak Layak Pimpin Negara Pengadaan Motor BGN Rp3,2 Triliun Mencurigakan, CBA: APH Harus Periksa Pejabat Terkait Prabowo Kian Dijauhi Dunia MBG dan Kopdes: Mimpi Lama Prabowo yang Kini Diuji

POLITIK

Ray Rangkuti: Relawan Politik Kini Pemburu Jabatan

badge-check


					Foto: Ray Rangkuti/tangkapan layar Perbesar

Foto: Ray Rangkuti/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Ray Rangkuti menegaskan bahwa fenomena relawan politik di Indonesia telah bergeser jauh dari semangat awalnya. Mereka yang semula bergerak atas dasar kesukarelaan dan kesamaan visi, kini lebih banyak berorientasi pada perburuan jabatan dan keuntungan materi pascapemilu.

“Persoalan utama kita sekarang, kata relawan itu dipergunakan justru untuk tidak menjadi relawan. Semua sekarang ditarik ke soal jabatan,” ujar Ray dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Ahad (5/4/2026).

Ray menjelaskan, relawan sejati memiliki tiga ciri utama: digerakkan oleh kesamaan visi dan misi, bergerak secara mandiri dari dan untuk masyarakat, serta mencegah diri untuk terlibat dalam kekuasaan setelah kandidat yang didukung menang. Ketiga ciri itu, menurutnya, nyaris tidak ditemukan pada organisasi-organisasi yang kini mengklaim diri sebagai relawan.

Fenomena ini bahkan melahirkan apa yang disebutnya sebagai mimikri politik. Beberapa kelompok yang dulu lantang mendukung Joko Widodo dengan mudah berpindah haluan menjadi pendukung Prabowo Subianto, bahkan masuk ke struktur partai dan mendapatkan posisi wakil menteri.

Ray menyebut perilaku semacam itu lebih tepat disebut kuasawan, orang-orang yang berlomba-lomba mencari kekuasaan dengan membonceng label relawan, dan akan berpindah ke mana pun ada keuntungan yang bisa diraih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Akademisi Kumpul, Sebut Rezim Prabowo tak Layak Pimpin Negara

7 April 2026 - 19:43 WIB

Tidak Setuju Kebijakan Prabowo? Tunggu 2029

7 April 2026 - 12:26 WIB

Dana Relawan tak Bisa Diaudit, Celah Basah Politik

6 April 2026 - 14:12 WIB

Populer POLITIK