Menu

Mode Gelap
Kemenkop: 120 Pilot Project Koperasi Desa Sudah Berjalan Baik The 10 Days Challenge: Pantangan Potong Kuku dan Rambut, Apa Faedahnya? CBA : KPK Berani Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Presiden: Aparat Dilarang Backing Penyelewengan Dahlan Iskan: Koperasi Merah Putih Bukan Koperasi Sejati Prabowo Resmikan Museum Buruh Pertama di Dunia: Marsinah

SOSDIKBUD

Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

badge-check


					Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026 Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional (Pusbelnag Bacadnas) menyelenggarakan Rapat Kerja Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bela Negara Tahun 2026 dengan konsep santai “coffee morning”, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bacadnas, lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta Pusat.

Rapat kerja yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Bela Negara, Parluhutan Marpaung. Agenda utama meliputi pemaparan program kerja Ormas Bela Negara Tahun 2026 sekaligus evaluasi pelaksanaan program pada Triwulan I.

Sejumlah perwakilan dari lima Ormas Bela Negara turut hadir, yakni FKBN, FBN, PPBN, GMBN, dan PKBN. Masing-masing organisasi mengirimkan dua delegasi untuk memaparkan capaian serta rencana strategis mereka.

Selain itu, sejumlah tokoh dan pejabat juga tampak hadir, termasuk unsur TNI dan personel Kogaphan yang turut mendukung pengamanan kegiatan.

Dalam forum tersebut, setiap organisasi diwajibkan menyampaikan laporan kinerja awal tahun serta rencana kerja ke depan.

Dari pihak FKBN, Ali Santoso dan Rembun Waluyo menegaskan komitmen organisasi mereka dalam mendukung program Bacadnas, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Menurut Rembun Waluyo, FKBN akan terus mengoptimalkan peran anggota di berbagai daerah sebagai garda terdepan dalam implementasi program bela negara berbasis masyarakat.

Ia menekankan bahwa capaian awal di sektor ketahanan pangan menunjukkan hasil yang positif dan perlu diperluas.

Sementara itu, Ali Santoso menambahkan bahwa FKBN juga fokus meningkatkan kesadaran bela negara melalui berbagai program edukatif. Program tersebut mencakup pendidikan bela negara, pengembangan Desa Bela Negara, hingga sosialisasi penggunaan organik sebagai alternatif ramah lingkungan guna mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Sekretaris Utama FKBN, Elpin Subagus, menilai hasil evaluasi Triwulan I menjadi dasar penting dalam menyusun langkah yang lebih terarah.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarorganisasi agar program tidak hanya bersifat administratif, tetapi memberikan dampak nyata di lapangan.

Hal senada disampaikan Ketua Umum FKBN, Angga Rahadian Tirtawijaya. Ia menegaskan kesiapan FKBN untuk menjadi pelaksana utama berbagai program Bacadnas di daerah.

Fokus utama tahun ini, menurutnya, adalah penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan Desa Bela Negara dan perluasan penggunaan Terapan organik Bela Negara.

Rapat kerja ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Bacadnas dan Ormas Bela Negara dalam mengimplementasikan program strategis nasional, sekaligus memastikan bahwa nilai-nilai bela negara dapat diwujudkan secara konkret di tengah masyarakat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

The 10 Days Challenge: Pantangan Potong Kuku dan Rambut, Apa Faedahnya?

17 Mei 2026 - 19:21 WIB

Local vs Global: Dilema Kirim Qurban ke Luar Negeri atau Tetangga Sendiri

16 Mei 2026 - 17:29 WIB

Non-Muslim Neighbors: Bolehkah Berbagi Daging Qurban ke Teman Non-Muslim?

15 Mei 2026 - 18:56 WIB

Populer PENDIDIKAN