Menu

Mode Gelap
Hilirisasi Setengah Hati: Jual Mentah Beli Jadi PSMTI Gelar Seminar Stem Cell Therapy, Hadirkan Pakar Bioteknologi Internasional Prof.Chin Sze Piaw YLKI Tagih Perbaikan Program MBG 100 Hari Pertama BGN Harus Nihil Keracunan MBG Matikan Warung Sekolah Utang Baru untuk Bayar Bunga Utang Lama Ekonomi Tumbuh di Atas Kertas Belaka

POLITIK

Hilirisasi Setengah Hati: Jual Mentah Beli Jadi

badge-check


					Foto: ilustrasi (AI) Perbesar

Foto: ilustrasi (AI)

INAnews.co.id, Jakarta– Hilirisasi yang gencar dikampanyekan pemerintah dinilai belum menyentuh substansi penciptaan nilai tambah. Indonesia masih menjual komoditas dalam bentuk mentah atau setengah jadi, sementara membeli kembali produk olahan dengan harga jauh lebih tinggi menggunakan devisa yang semakin terbatas.

“Kita punya sumur minyak, tapi kilang kita tidak ada. Kita ekspor minyak mentah, lalu impor BBM dari Singapura. Selisih harganya berapa itu?” kata Kusfiardi, analis ekonomi politik, dalam wawancara di kanal YouTube Abraham Samad, Sabtu (6/6/2026).

Hal serupa terjadi pada emas, tekstil, hingga batu bara. Indonesia memiliki sumber daya, tetapi tidak membangun rantai industri pengolahan yang utuh, sehingga nilai tambah justru dinikmati negara lain.

Kusfiardi membandingkan kondisi ini dengan Singapura yang tidak punya sumber minyak mentah, namun memiliki 10 kilang dan mengekspor BBM ke Indonesia. Malaysia pun, meski lebih kecil, berhasil mengirimkan Petronas masuk ke pasar Indonesia.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini membutuhkan roadmap transformasi ekonomi yang terukur dan terbuka kepada publik, mencakup struktur kabinet, alokasi anggaran, hingga indikator keberhasilan yang bisa diverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

MBG Matikan Warung Sekolah

9 Juni 2026 - 14:12 WIB

Rakyat Mudah Tertipu Citra, Bukan Isi Kepala

8 Juni 2026 - 23:59 WIB

Enam Ciri Manusia Indonesia ala Mochtar Lubis Masih Relevan

8 Juni 2026 - 22:58 WIB

Populer POLITIK