INAnews.co.id, Jakarta- Di tengah merosotnya peringkat Indonesia secara keseluruhan dalam SGIE 2025-2026, sektor modest fashion menjadi satu-satunya capaian yang masih bersinar. Indonesia mempertahankan posisi teratas global, melampaui Malaysia, Turki, dan Uni Emirat Arab.
Peneliti INDEF, Nurhastuty Wardhani, menilai keunggulan ini ditopang oleh besarnya pangsa pasar domestik, kekayaan desain nusantara seperti batik, serta dukungan program Indonesia Global Halal Fashion yang telah dipromosikan ke berbagai negara.
“Kita we are the leader, tapi jangan terlena. Branding global kita masih lemah dibandingkan pemain dari Timur Tengah,” ujarnya dalam diskusi yang disiarkan Senin (8/6/2026).
Potensi pasar modest fashion global diperkirakan mencapai 327 miliar dolar AS dan diprediksi naik hingga 450 miliar dolar AS. Nurhastuty menekankan tiga rekomendasi kebijakan: program akselerasi ekspor modest fashion, pembentukan pusat inovasi desain nasional, serta integrasi modest fashion dengan ekosistem pariwisata halal.
“Kita harus menjadi trend setter di Asia, bukan sekadar jagoan di kandang sendiri,” tegasnya.






