INANews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto memaparkan skala perlindungan sosial yang disebutnya sebagai salah satu yang terkuat di dunia, mencakup belasan program yang menjangkau puluhan juta rumah tangga Indonesia.
Di antaranya, Program Keluarga Harapan menjangkau 10 juta keluarga atau sekitar 40 juta jiwa, Kartu Sembako untuk 18,25 juta keluarga, subsidi listrik untuk 87 juta rumah tangga, subsidi LPG untuk 66,4 juta rumah tangga, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lebih dari 74,5 juta penerima manfaat.
Prabowo menyinggung kritik yang selama ini ditujukan pada program MBG. “Saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia… dianggap pemborosan. Tapi ribuan triliun yang menguap, yang pergi dari bumi Indonesia tiap tahun selama 34 tahun tidak ada komentar,” katanya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Senin (20/7/2026).
Ia menegaskan komitmennya pada prinsip zero hunger sesuai target Sustainable Development Goals PBB. “Tidak boleh ada orang Indonesia yang lapar,” ujarnya, sembari meminta jajarannya mempelajari model pengentasan kelaparan dari India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam.






