News Feed
light_mode
Trending Tags

Siapa Tamara, Dalam Kasus Dugaan Investasi Bodong BAT Instrumen Bank

  • account_circle Helmi Romdhoni
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta – Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG) mempertanyakan sosok yang dikenal dengan nama “Tamara”.

Namanya berulang kali muncul dalam keterangan sejumlah korban terkait aktivitas yang diduga berkaitan dengan operasional BAT Bank.

Berdasarkan informasi yang diterima CWIG dari korban di berbagai negara, nama “Tamara” diduga bukan identitas sebenarnya. Berdasarkan penelusuran dan dokumen yang diperoleh CWIG, sosok tersebut diduga memiliki identitas asli berinisial FAS dengan nomor paspor X887**11 yang berlaku hingga 2 April 2036.

Sejumlah korban menyebut FAS alias “Tamara” diduga berperan aktif mendampingi calon investor, termasuk investor yang akan melakukan penempatan dana dalam jumlah besar, serta berinteraksi langsung dengan membawah mereka di sejumlah lokasi wisata di Jakarta dan Bogor.

“Publik berhak mengetahui siapa sebenarnya sosok yang selama ini diperkenalkan sebagai Tamara. Jika benar identitas yang digunakan berbeda dengan identitas aslinya, maka pertanyaannya sederhana: mengapa nama asli tidak digunakan sejak awal? Ada apa?” ujar Ketua Umum CWIG, Henry Hosang kepada Redaksi pada Sabtu 4 Juli 2026 di Jakarta Barat.

CWIG mendesak agar yang bersangkutan segera dipanggil dan diperiksa terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang berproses di Polda Metro Jaya.

“Publik tentu bertanya mengapa yang bersangkutan belum juga diperiksa. Jangan sampai muncul persepsi ‘No Viral No Justice’. Pemeriksaan terhadap Tamara dapat menjadi langkah penting untuk mengungkap perkara ini secara lebih terang,” kata Henry.

CWIG juga meminta aparat penegak hukum menelusuri aset dan aliran dana yang diduga berkaitan dengan FAS, baik secara pribadi maupun melalui badan usaha yang terafiliasi.

“Jika terdapat aset bernilai besar, dari mana sumber dananya? Jika ada transaksi keuangan, dari mana dan ke mana aliran dananya? Semua itu harus dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” tegas Henry.

“Jangan ada bagian yang menjadi kotak hitam. Semua pihak yang diduga mengetahui, menikmati, mengelola, atau terlibat harus dimintai keterangan. Hanya dengan cara itu kebenaran dapat terungkap secara utuh,” tutup Henry.

 

 

 

  • Penulis: Helmi Romdhoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Bang Zul Berharap Kepala Daerah Terpilih Menjadi Pemimpin Bagi Seluruh Masyarakat

    Bang Zul Berharap Kepala Daerah Terpilih Menjadi Pemimpin Bagi Seluruh Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    Mataram – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Zulkiflimansyah melantik kepala daerah terpilih priode 2021-2026 yang bertempat di gedung Graha Bhakti kantor Gunernur NTB pada Juma’at (26/2/2021). Dalam pelantikan ini juga mengikuti protokol Covid-19 dan terbatas serta disiarkan secara live agar masyarakat dan Forkopimda bisa melihat kegiatan pelantikan. Adapun kepala daerah yang dilantik berjumlah […]

  • Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam

    Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Profesor Muhammad Syafi’i Antonio mengungkapkan tiga pendekatan baru dalam memahami peristiwa Isra Miraj yang relevan dengan kehidupan modern. Pakar ekonomi syariah ini menyampaikan ceramahnya yang ditayangkan di kanal YouTube pribadinya pada Ahad (11/1/2026). Dalam ceramah tersebut, Prof. Syafi’i menegaskan bahwa Isra Miraj memiliki tiga dimensi penting: pengembangan diri melalui shalat, kemajuan sains dan […]

  • Palapa Ring , Nawacita Presiden Jokowi Dalam Perbaiki Ketimpangan Digital

    Palapa Ring , Nawacita Presiden Jokowi Dalam Perbaiki Ketimpangan Digital

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Terkait Palapa Ring, pada tahun 2020 akan diselesaikan pembangunan 4. 000 BTS. Dan di sisa tiga bulan terkahir ini akan diselesaikan pembangunan BTS yang belum selesai.

  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil , Surati Presiden Jokowi, Tolak UU Cipta Kerja

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil , Surati Presiden Jokowi, Tolak UU Cipta Kerja

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk menyampaikan Aspirasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Jawa Barat yang menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta.

  • APTIKNAS Dukung Pameran Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia 2024

    APTIKNAS Dukung Pameran Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia 2024

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Dukungan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) terhadap penyelenggaraan kegiatan di bidang teknologi telah menjadi referensi para pelaku usaha dan masyarakat umum di Indonesia dalam memilih event TIK yang dianggap berkualitas. Kali ini APTIKNAS kembali merilis dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan pameran teknologi di bidang pertanian, makanan & minuman, farmasi, serta kosmetik, […]

  • Fakultas Bisnis LSPR, Kemenparekraf dan Adi Gastronomi Indonesia Selenggarakan Webinar Sosialisasi Tentang Kuliner

    Fakultas Bisnis LSPR, Kemenparekraf dan Adi Gastronomi Indonesia Selenggarakan Webinar Sosialisasi Tentang Kuliner

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Fakultas Bisnis Institut Komunikasi dan Bisnis (IKB) LSPR bersama AGASI, Centre for Gastrodiplomacy Studies, Universitas Jember dan Fakultas Pariwisata UPH berkolaborasi menyusun buku panduan BSAMDL yang bertujuan agar pelaku UMKM Kuliner dapat mempelajari dan menerapkan pola Bersih, Sehat dan Aman Makan di Luar, sehingga masyarakat dapat kembali hadir dan menikmati kuliner di rumah […]

expand_less