Bali Kebagian 1.000 MW PLTS di Atas Lahan Negara
- account_circle Robi
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: dok. BPMI Setpres
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta- Provinsi Bali mendapat alokasi pembangunan PLTS berkapasitas 1.000 megawatt (MW) sebagai bagian dari program nasional PLTS 100 GW, kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Bahlil melaporkan bahwa Gubernur Bali telah menyiapkan lahan negara seluas 1.000 hektare untuk proyek tersebut, dengan tahap awal seluas 320 hektare yang suratnya sudah diterbitkan. Ia menyebut Bali menjadi lokasi strategis karena selama ini masih mengandalkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), sementara citra pariwisata Bali menuntut pasokan energi yang lebih bersih.
Dengan kapasitas 1.000 MW tersebut, Bahlil memperkirakan PLN dapat melakukan efisiensi konsumsi solar hingga 0,6 juta kiloliter.
Presiden Prabowo Subianto dalam pidato peresmiannya menyebut Bali sebagai salah satu titik penting dari peluncuran program energi bersih nasional. “Dengan ini secara resmi saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 GW peak, diawali dengan 14 PLTS di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau, berkapasitas total 5,3 gigawatt,” kata Prabowo, di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar