News Feed
light_mode
Trending Tags

Digitalisasi UMKM Tumbuh Pesat, tapi INDEF Nilai Belum Inklusif

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Head of Center of Digital Economy and SMEs INDEF, Izzudin Al Farras Adha, menyoroti bahwa pertumbuhan transaksi digital di sektor ritel daring dan marketplace yang mencapai 35 persen pada triwulan II 2026, jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen, belum tentu mencerminkan kesejahteraan pelaku UMKM secara merata.

“Belum ada bukti bahwa digitalisasi itu bisa meningkatkan produktivitas UMKM secara agregat,” kata Farras dalam diskusi publik INDEF, Kamis (6/8/2026), sembari menambahkan bahwa peningkatan transaksi digital belum otomatis menciptakan lebih banyak lapangan kerja di sektor perdagangan.

Ia menduga tingginya pertumbuhan transaksi daring justru mendorong masyarakat berusaha mandiri, bukan membuka lapangan kerja baru bagi orang lain. “Ini sinyal bahwa digitalisasi belum tentu bersifat inklusif,” ujarnya, menambahkan bahwa manfaat digitalisasi lebih banyak dinikmati pelaku usaha besar di marketplace ketimbang usaha ultra mikro dan mikro.

Farras juga menyoroti pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menjanjikan pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen pada paruh kedua 2026. Ia menilai target itu sulit tercapai mengingat momentum libur dan hari besar keagamaan nasional yang mendorong konsumsi pada semester I tidak akan terulang di semester II.

“Sudah sepatutnya Menteri Keuangan lebih banyak bekerja dibandingkan berbicara, serta membenahi komunikasi kebijakan agar antara ucapan dan perbuatan bisa selaras,” kata Farras.

Ia turut menyoroti perlambatan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut menjadi salah satu penopang pertumbuhan sektor akomodasi dan makanan-minuman pada semester I 2026. Menurut catatannya, realisasi anggaran MBG hingga akhir triwulan II baru mencapai 37,72 persen dari total pagu Rp268 triliun, dengan laju pertumbuhan realisasi bulanan yang terus melambat.

“Dengan tren laju realisasi anggaran yang terus menurun, dorongan program MBG terhadap sektor akomodasi dan makanan minuman akan semakin menurun,” katanya, seraya memperkirakan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian akan menurun pada triwulan III dan IV 2026.

Farras juga mengingatkan potensi dampak lingkungan dan sosial dari ekspansi pusat data (data center) yang turut mendorong sektor informasi dan komunikasi. Menurutnya, sektor ini bersifat padat modal, bukan padat karya, sehingga penyerapan tenaga kerjanya rendah dan berisiko meningkatkan konsentrasi pasar pada perusahaan teknologi besar, termasuk potensi kebutuhan tenaga kerja asing berketerampilan tinggi.

“Pemerintah harus antisipasi mengenai dampak terhadap kebutuhan listriknya, terhadap lingkungannya, dan juga terhadap kemungkinan kebutuhan tenaga kerja asing yang lebih banyak,” ujar Farras.

 

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Angkat Kompetensi Pekerja, Disnakertrans NTB Gelar Pelatihan Kerja Pola Magang

    Angkat Kompetensi Pekerja, Disnakertrans NTB Gelar Pelatihan Kerja Pola Magang

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Mataram –Ada dua kata kunci untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara dengan kekuatan ekonomi ke-7 terbesar di dunia, pada tahun 2030 nanti. ” Pertama, kita harus mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Dan kedua, meningkatkan daya saing pekerjanya,” ujar Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Muhammad Ali, SS, Ph.D pada acara Pembukaan Pemagangan Dalam Negeri […]

  • Amnesty International Indonesia Kritisi Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB, soal Ini

    Amnesty International Indonesia Kritisi Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB, soal Ini

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Presiden RI Prabowo Subianto, pada Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB di New York, AS (23/9/2025) diaebut tidak lantang menyatakan kejahatan kemanusiaan di Gaza sebagai genosida. “Pidato ini tidak selaras dengan cita-cita Indonesia untuk menghapuskan penjajahan di seluruh dunia!” kritisi Amnesty International Indonesia lewat akun X-nya, Senin (29/9/2025). Di dalam pidatonya, Prabowo menyerukan keadilan […]

  • Pengamat Menimpali Kritik Aktivis atas Kunjungan Gibran ke Papua

    Pengamat Menimpali Kritik Aktivis atas Kunjungan Gibran ke Papua

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Pengamat politik Adi Prayitno merespons kritik yang dilayangkan aktivis Papua terhadap kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Papua. Kritik tersebut menilai kunjungan Gibran hanya bersifat seremonial dan belum menyentuh persoalan krusial di Papua. Dalam kanal YouTube-nya, Sabtu (17/1/2026), Adi menyebut kritik dari aktivis HAM Papua seperti Theo Hesegem dan Pascalis Kosai sebagai […]

  • BNI Syariah Sosialisasikan Perencanaan Persiapan Berhaji ke Pegawai PT Pos Indonesia (Persero)

    BNI Syariah Sosialisasikan Perencanaan Persiapan Berhaji ke Pegawai PT Pos Indonesia (Persero)

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- BNI Syariah menggelar webinar bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) dengan judul “Kalau Bisa Berhaji Lebih Cepat, Kenapa Harus Menunggu Lebih Lama?” di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta, Jumat, (27/11/20). Dalam acara ini, BNI Syariah memberikan edukasi mengenai perencanaan berhaji dengan masa antrian lebih cepat, bekerja sama dengan mitra penyelenggara ibadah haji […]

  • Suasana Pembekalan Teknis Pembiayaan Proyek Infrastruktur Melalui Sukuk Negara di Jakarta, Jumat (16/11) - (Foto Kementrian Keuangan RI)

    Kementerian Keuangan Kembangkan Inovasi Pembiayaan Proyek SBSN

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id – Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara merupakan salah satu sumber dana APBN untuk pembiayaan proyek infrastruktur, selain sumber dana lain seperti pinjaman luar negeri, pinjaman dalam negeri, Rupiah Murni, penugasan BUMN serta KPBU.

  • Berbagi Kepada Sesama Mengisi Syukuran 3 Dekade HDCI

    Berbagi Kepada Sesama Mengisi Syukuran 3 Dekade HDCI

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta-Guna memastikan keselamatan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di garda terdepan dalam penanganan COVID-19, HDCI  JAKARTA dalam rangka  mensyukuri anniversary 3 Dekade berdiri nya Club, Para pengurus dan member melakukan kegiatan mulia yaitu  memberikan Sumbangan berupa : Masker medis N95 3000 pieces. obat2an : vit c 150 dus, vit E 180 botol. Masker masyarakat […]

expand_less