Menteri Pendidikan Harusnya Dipilih Sebelum Menteri Keuangan
- account_circle Robi
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: ilustrasi (AI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INANews.co.id, Jakarta– Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengusulkan agar penentuan pos Menteri Pendidikan dalam kabinet mendatang dilakukan lebih dulu ketimbang Menteri Keuangan, sebagai penegasan prioritas politik anggaran terhadap sektor pendidikan.
“Menteri pendidikan mesti dipilih pertama, baru Menteri Keuangan. Karena structure follow function, uang, pendidikan yang harus diikuti oleh Kementerian Keuangan,” ujarnya dalam pengantar diskusi di kanal YouTube-nya, diunggah Jumat (21/8/2026).
Ia juga mengkritik ketimpangan alokasi anggaran antara pusat dan daerah, dengan menyinggung proyek-proyek besar pemerintah pusat seperti Ibu Kota Nusantara (IKN). “Selama pusat masih terus buang-buang anggaran, buang-buang harapan buat mimpi bikin IKN, mimpi bikin berikutnya, uang daerahnya dikurangi. Maka kita sedang menggali kubur sendiri,” katanya.
Mardani turut menyinggung maraknya kasus dugaan korupsi di lingkungan kampus, termasuk penangkapan seorang rektor oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Bisa jadi itu bagian dari puncak gunung es, ada yang lebih dari itu,” ujarnya, seraya mendorong KPK tetap fokus pada penindakan aparat penegak hukum sebagai akar persoalan korupsi struktural.
Sementara itu, mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, yang turut hadir sebagai narasumber, mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang menyasar kelompok termiskin, meski mempertanyakan alasan program itu dikelola Kementerian Sosial, bukan Kementerian Pendidikan. “Memutus kemiskinan yang terbaik adalah lewat pendidikan—itu sudah kesepakatan dunia,” ujarnya.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar