RI Capai Swasembada Pangan Lebih Cepat dari Target
- account_circle Robi
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: dok. ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto melaporkan capaian swasembada pangan Indonesia dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026). Ia mengklaim target swasembada pangan yang semula direncanakan tercapai dalam empat tahun, kini berhasil dicapai hanya dalam waktu satu tahun.
“Sasah sembad pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam 4 tahun, ternyata berhasil kita capai dalam waktu 1 tahun,” ujar Prabowo di hadapan sidang bersama MPR, DPR, dan DPD RI.
Ia menyebut Indonesia kini telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Salah satu faktor pendukungnya adalah penurunan harga pupuk hingga 20 persen serta penghapusan 145 aturan penyaluran pupuk yang dinilai menghambat petani.
“Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat. Tetapi pada saat yang bersamaan harga turun, tapi volume ketersediaan pupuk tambah untuk rakyat kita,” kata Prabowo.
Ia juga mengklaim capaian di sektor energi, dengan Indonesia disebut sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50 dari kelapa sawit, sehingga sejak 1 Juli 2026 Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri.
“Kita berhasil menghemat devisa Rp70 triliun. Sekitar 9,5 miliar dolar Amerika tidak lagi harus kita kirim ke luar negeri,” ujarnya.
Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa swasembada daging sapi dan kerbau, serta bawang putih, belum tercapai dan ditargetkan rampung dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita masih belum suas sembada bawang putih. Kita berjuang agar dalam 3 tahun kita bisa mencapai suasembada bawang putih,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menghadirkan Joko Purnomo, seorang ketua kelompok tani asal Ngawi, Jawa Timur, sebagai representasi petani yang menikmati manfaat program pemerintah.
“Kita boleh punya tentara yang paling hebat, boleh punya pesawat terbang yang canggih. Kalau tidak ada makan, saya kira bangsa ini berhenti saja sebagai bangsa,” ujar Prabowo.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar