Wadhwani Foundation Dorong Ekosistem Ketenagakerjaan Indonesia Lewat Tiga Program Utama
- account_circle Donny Leonardo
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta – Laju perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI) yang kian masif telah mengubah lanskap dunia kerja secara global.
Menghadapi tantangan tersebut, kualifikasi akademik semata tak lagi cukup untuk menjamin kesiapan kerja seseorang. Dunia industri saat ini membutuhkan talenta yang adaptif, berpikir kritis, serta memiliki pemecahan masalah yang efektif.
Menjawab kebutuhan tersebut, Wadhwani Foundation Indonesia memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan secara komprehensif. Mengusung misi utama “Creating Jobs. Changing Lives.”, organisasi nirlaba ini meluncurkan strategi terintegrasi yang menghubungkan pengembangan talenta, pembentukan jiwa kewirausahaan, hingga percepatan pertumbuhan bisnis guna menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Kesiapan Talenta Masa Depan lewat Wadhwani JobReady
Dalam menjawab tantangan digitalisasi, program Wadhwani JobReady difokuskan untuk membekali para pencari kerja dan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan bagi industri modern. Tidak hanya mengasah kemampuan teknis, program ini menekankan pada pengembangan interpersonal skills, adaptabilitas, serta semangat belajar sepanjang hayat.
VP & Country Director Wadhwani Foundation Indonesia, Herdian Mohammad, menegaskan bahwa perubahan cara kerja akibat AI menuntut pembaruan keterampilan yang dinamis.
“Indikator keberhasilan program tidak sekadar diukur dari banyaknya jumlah peserta, melainkan dari peningkatan kapabilitas nyata serta dampak karir yang dicapai para lulusannya,” jelasnya pada, Selasa 22 September 2026.
Membangun Pola Pikir Kewirausahaan Sejak Dini
Selain mempersiapkan individu sebagai tenaga kerja, penguatan ekosistem ekonomi juga membutuhkan generasi muda yang mampu melihat peluang serta menciptakan inovasi. Melalui Wadhwani Ignite, peserta diajak untuk mengeksplorasi, menguji, dan mengembangkan gagasan bisnis menjadi solusi yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Direktur Wadhwani Entrepreneurship Network (WEN) Indonesia, Dr. Dion Dewa Barata, menjelaskan bahwa kewirausahaan tidak hanya sebatas mendirikan startup.
“Pola pikir kewirausahaan seperti keberanian mengambil inisiatif dan pemecahan masalah secara kreatif merupakan kompetensi mendasar yang sangat dibutuhkan, baik bagi mereka yang ingin membangun usaha sendiri maupun yang memilih berkarier di korporasi,” kata Dion.
Akselerasi Bisnis untuk Penciptaan Lapangan Kerja
Upaya melatih talenta dan menanamkan jiwa kewirausahaan perlu diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja yang memadai. Oleh karena itu, Wadhwani Foundation melengkapi pendekatannya melalui Wadhwani Accelerate. Program ini dirancang khusus untuk mendukung bisnis, UMKM, serta startup yang telah menghasilkan pendapatan agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dengan membantu bisnis memperkuat kapasitas operasional dan skala usahanya, perusahaan tersebut diharapkan memiliki daya serap tenaga kerja yang lebih besar. Hal ini menegaskan keberadaan tiga pilar program Wadhwani yang saling terhubung: JobReady menyiapkan sumber daya manusia, Ignite mencetak wirausahawan, dan Accelerate memperluas lapangan kerja.
Melalui pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir ini, Wadhwani Foundation Indonesia berkomitmen terus memperluas dampak positifnya bagi perekonomian nasional, mencetak talenta masa depan yang tangguh, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang inklusif.
- Penulis: Donny Leonardo
- Editor: Helmi Romdhoni

Saat ini belum ada komentar