INAnews.co.id, Jakarta– Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada hari ini sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden yang terjadi dua hari sebelumnya.
Dalam konferensi pers singkat tanpa sesi tanya jawab, Dirut BEI menyatakan keputusannya untuk mundur dari jabatan. “Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujarnya, Jumat.
Ia menyampaikan harapan bahwa pengunduran dirinya akan berdampak positif bagi pasar modal Indonesia. “Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” katanya.
Dirut BEI juga mengungkapkan optimisme terhadap pemulihan indeks pasar modal yang sempat terguncang. “Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” tambahnya.
Terkait proses transisi kepemimpinan, ia menjelaskan bahwa semua prosedur akan mengikuti ketentuan yang berlaku. “Dokumentasi, administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara Pelaksana Tugas (PLT) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” jelasnya sebelum mengakhiri pernyataan dengan salam penutup.
Pada perdagangan Jumat (30/01) pagi ini, ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.321,08.






