INAnews.co.id, Jakarta- Mahfud MD menilai spekulasi mengenai pergantian menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto berulang kali meleset karena Prabowo memang tidak ingin ditebak arah keputusannya. Pernyataan ini menanggapi ramainya isu reshuffle yang sempat dihembuskan berbagai pihak, termasuk pernyataan Utusan Khusus Presiden Hasyim Djojohadikusumo soal rencana pencopotan pejabat.
“Pak Prabowo itu presiden yang unik. Dia tidak mau ditebak-tebak, sehingga semua ramalan kacau,” kata Mahfud dalam podcast Terus Terang yang diunggah Selasa (17/2/2026). Ia membandingkan gaya Prabowo dengan Presiden Soeharto yang juga dikenal tidak memberikan sinyal sebelum mengambil keputusan penting.
Mahfud menambahkan bahwa pergantian di level menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden dan tidak ada kriteria baku yang bisa digugat publik. Ia justru mencatat bahwa Prabowo diam-diam telah melakukan sejumlah perubahan, seperti mundurnya pejabat OJK dan Bursa Efek Indonesia, tanpa didahului pemberitaan apapun. “Yang dikatakan itu dilakukan, tapi diam-diam. Tidak ada yang tahu,” katanya.






