INAnews.co.id – Berita tersebut dirilis berdasarkan pesan yang disampaikan lewat akun Twitter Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berada di 0,18 LS, 119.85 BT atau 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah.
“Gempa di kedalaman 10 kilometer dan berpotensi tsunami,” tulis BMKG. Lembaga itu merilis peringatan tsunami dengan warna kuning atau tingkat waspada.
Beberapa daerah yang berpotensi diterjang tsunami berdasarkan pemodelan, yakni Donggala bagian barat berstatus Siaga, Donggala bagian utara (Waspada), Mamuju bagian utara (Sulbar) berstatus Waspada dan Kota Palu (Waspada).
Sebelumnya, gempa dengan kekuatan 6 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah mengakibatkan satu orang tewas dan 10 lainnya luka-luka, serta puluhan rumah rusak.
Siaran pers BMKG yang dikutip Antara Palu, Jumat menyatakan, BPBD Kabupaten Donggala melaporkan tercatat satu orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak. Korban yang tewas dan luka-luka itu akibat tertimpa bangunan yang roboh.
Evakuasi masih dilakukan oleh petugas. Pendataan dan penanganan darurat masih dilakukan, tulis Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam rilisnya.
Sebagian masyarakat masih berada di luar rumah. Mereka berada di tempat aman karena gempa susulan masih sering berlangsung.






