Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

KEUANGAN

BITCOIN, Terendah Sejak Harga Tahun Lalu

badge-check

INAnews.co.id – Sempat berusaha naik dan kembali ke wilayah positifnya, BITCOIN secara mengejutkan justru semakin jatuh dan tenggelam dalam perdagangan hari Selasa. Harga BTCUSD dipasar spot bahkan jatuh ke posisi terendahnya sejak 27 September 2017.

Harga satu bitcoin, BTCUSD, sebagai cryptocurrency terbesar di dunia, berbalik arah secara tiba-tiba, jatuh ke level terendah dalam 13 bulan ini, di bawah $ 4.100, atau turun hampir 15% di bursa kripto Kraken. Bitcoin diperdagangkan ke level di $ 4,067.10.

Jatuhnya mata uang kripto ini sontak membuat nilai total dari semua cryptocurrency merosot ke posisi nadir lebih dari satu tahun di bawah $ 150 miliar, menurut data dari CoinMarketCap.

Sementara itu, pihak Departemen Kehakiman AS tengah melakukan penyelidikan pada Bitfinex dan Tether. Kedua bursa ini dituduh melakukan penggelembungan nilai bitcoin, sebagaimana laporan dari Bloomberg. Laporan ini muncul setelah studi University of Texas terkait penerbitan Tether dengan kenaikan harga bitcoin. Bahkan, pagi ini, seorang pengguna Twitter skeptis Bitfinex yang terkenal tersebut bahwa harga bitcoin melonjak setelah suntikan senilai $ 50 juta Tether.

Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi sedang menyelidiki Tether dan Bitfinex dan telah meminta dokumen dan materi dari kedua entitas ini.

Meskipun dukungan psikologis pada tingkat $ 6.000 bertahan untuk jangka waktu lama, kurangnya tekanan naik kembali seharusnya menjadi bendera merah untuk bitcoin agar bisa naik, kata seorang analis.

Bagi para penggemar Bitcoin, mungkin mereka masih melihat kemampuan BTCUSD bertahan di atas $ 6.000 sebagai tanda dasarnya pasar, tetapi tanda-tanda peringatan ada di sana setiap kali gagal membuat kenaikan harga baru sebagaimana pada saat rebound, pada bulan Maret, Mei, Juli dan bahkan September.

Saat ini akan sulit untuk mengatakan pasar dapat stabil kembali, bahkan secara liar  BTCUSD bisa kembali diperdagangkan pada kisaran $ 3.000. Bila langit adalah batas untuk kenaikan bitcoin dan semua altcoin yang telah menunggangi kuda ini, kini akan mendapati bahwa tanah yang dipijaknya tidak stabil.

Altcoin, yang terdiri lebih dari 2.000 koin selain bitcoin, sebagian besar jatuh pada hari Selasa. Eter, turun ke posisi ketiga dalam daftar aset digital terbesar dengan nilai total, turun 8,5% ke $ 134,99, Litecoin turun 7% ke $ 35,14, Ripple telah kehilangan 9,4% menjadi tinggal 44 sen dan Bitcoin Cash justru mengalami bucking melawan tren, dengan diperdagangkan naik 2,1% ke $ 263,30.

Bitcoin dalam perdagangan berjangka dihari Selasa berbalik memerah. Di bursa Cboe Global Markets untuk kontrak pengiriman Desember (XBTZ8) berakhir turun 9,2% ke $ 4,365 dan di bursa CME Group untuk kontrak November (BTCX8), turun 12,3% ke $ 4.240. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Prabowo Ultimatum Kepala OJK Mundur

16 Februari 2026 - 16:27 WIB

Penelitian: MMQ Jauh Lebih Adil dari Murabahah untuk KPR Syariah

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

Populer KEUANGAN