INAnews.co.id, Jakarta – Guna mengantisipasi kegiatan aksi Reuni 212 pada hari Minggu (2/12), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menginformasikan bahwa KRL Jabodetabek tetap beroperasi normal.
Dalam siaran tertulisnya PT.KCI bagi para penumpang yang mengikuti rangkaian acara tersebut dihimbau untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan kartu uang elektronik dari Bank yang telah bekerja sama dengan KCI untuk menghindari antrian di loket.
“Sebanyak 936 perjalanan setiap harinya akan beroperasi pada tanggal tersebut,” ujar Eva Chairunisa VP Komunikasi PT.KCI.
Eva menambahkan bagi pengguna yang tetap menggunakan Tiket Harian Berjaminan (THB) dihimbau untuk menggunakan Tiket Harian Berjaminan Pulang Pergi (THB PP).
“Dengan menggunakan THB PP, pengguna tiket harian tidak perlu lagi mengantri untuk isi ulang relasi ketika akan kembali menggunakan KRL untuk perjalanan pulang. Hanya saja pada saat akan kembali stasiun yang akan digunakan harus sama dengan Stasiun yang tercatat pada relasi tiket, sebagai contoh untuk THB PP relasi Stasiun Bogor – Stasiun juanda maka saat akan kembali pulang menuju Bogor pengguna harus tetap naik KRL melalui Stasiun Juanda,” jelas Eva.
Untuk mengatasi antrian lonjakan penumpang yang masih menggunakan tiket harian, disejumlah stasiun yang berdekatan dengan titik keramaian PT KCI menyiapkan tambahan perangkat loket mobile dan petugas untuk melengkapi perangkat yang rutin sehari-hari tersedia di stasiun.
“Seperti di Stasiun Juanda PT KCI menyediakan sembilan unit perangkat loket mobile tambahan sementara di Stasiun Gondangdia diperkuat dengan enam perangkat loket mobile,” tulis Eva.
PT KCI juga menambah petugas hingga tiga kali lipat di sejumlah stasiun yang diperkirakan akan menjadi pusat naik – turun pengguna.
Seperti stasiun Juanda dan Gondangdia yang emrupakan stasiun yang berdekatan dengan titik aksi Reuni 212, PT KCI memperkuat petugas layanan tiket , yakni dari empat orang menjadi sepuluh orang masing-masing di Stasiun Juanda dan Gondangdia.
” Petugas kesehatan di kedua stasiun tersebut juga ditambah dari dua petugas menjadi enam petugas. Sementara personil keamanan di Stasiun Juanda, Gondangdia, dan Tanahabang dilipatgandakan dari yang biasanya ditugaskan sekitar 12 s.d 14 petugas ditambah hingga menjadi 20 s.d 45 petugas,” jelas Eva.
Sementara menjelang aksi pantauan PT.KCI, disejumlah stasiun keberangkatan seperti Bogor, Cilebut, Citayam, Bekasi, dan Tangerang terpantau peserta aksi sudah mulai berangkat menuju lokasi kegiatan melalui Stasiun Gondangdia dan Juanda






