Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

PERISTIWA

Gunung Karangetang Sulawesi Utara menyemburkan Abu Vulkanik

badge-check


					Gunung Karangetang Sulawesi Utara menyemburkan Abu Vulkanik Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Gunung Karangetang di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menyemburkan abu vulkanik pada Kamis (21/12/2018).

Dari keterangan Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Kepulauan Sitaro menaikkan status Gunung Karangetang menjadi siaga level III pada Jumat (21/12/18) pukul 00.00-06.00 Wita.

Namun, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang Yudia Prama Tatipang menjelaskan, secara visual gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

“Sementara aktivitas kegempaan guguran terjadi 16 kali dengan amplitudo 3-5 milimeter, dengan durasi 50-60 detik. Sedangkan hembusan terjadi 12 kali dengan amplitudo 10-47 milimeter berdurasi 30-80 detik. Tremor harmonik juga terjadi 13 kali dengan amplitudo 7-13 milimeter, dengan durasi 30-120 detik,”

Lanjut dia, juga terjadi tektonik jauh dengan amplitudo 52 milimeter, S-P13 detik, berdurasi 140 detik. “Terjadi juga tremor jenis microtremor dengan amplitudo 0,53 milimeter dominan 2 milimeter,” ujar yudia.

Ia meminta untuk masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam radius 2,5 kilometer dari kawah 2 (kawah utara) dan kawah utama (kawah Selatan) ke arah utara, timur-selatan-barat dan radius 3 kilometer ke arah baratlaut.

“Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai,” harapnya.

Dan dia menambahkan, masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan menyiapkan masker penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Insiden Mobil SPPG Tabrak Siswa SD, BGN Akan Investigasi

11 Desember 2025 - 16:14 WIB

Banjir Bandang Tiga Provinsi Ulah Manusia

4 Desember 2025 - 12:44 WIB

Populer PERISTIWA