Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Cuitan Andi Arief soal surat suara, dibantah KPU

badge-check


					Cuitan Andi Arief soal surat suara, dibantah KPU Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – Cuitan Andi Arief Wakil Sekjen Partai Demokrat soal 7 kontainer surat suara Pemilu yang sudah tercoblos pasangan calon dibantah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada dini hari , Kamis (3/01/2019) KPU memastikan tidak ada kontainer bermuatan surat suara yang masuk pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Kami sudah lakukan pengecekan dan klarifikasi terhadap isu yang beredar mulai sore tadi terkait adanya tujuh kontainer dari China yang masing-masing berisi 10 juta surat suara yang sudah di coblos pasangan nomor urut satu,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Ditjen Bea Cukai, Jakarta, Kamis dini hari (3/01/2019).

Arief juga menegaskan kabar surat suara yang berjumlah 70 juta dan sudah dicoblos di nomor 01 itu adalah berita bohong. Pihaknya juga sudah melapor ke polisi mengenai penyebar berita bohong itu.

“Jadi semuanya itu tidak benar, itu berita bohong!” tegas Arief kepada media di Tanjung Priok.

Sebelumnya politisi Partai Demokrat Andi Arief bercuit dalam akun twiter nya bahwa telah beredar surat suara sudah tercoblos.

“Saya minta di cek sudah beredar 3 jam di WAG . Supaya jangan ada fitnah,” begitu bunyi cuitan Wasekjen Partai Demokrat ,Andi Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

AS Terapkan Imperialisme Baru dan Ancam Stabilitas Global Tangkap Maduro

9 Januari 2026 - 07:36 WIB

Populer POLITIK