Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

PERISTIWA

Basarnas evakuasi 17 nelayan dari KM Petra 01 di perairan Mayau

badge-check


					Basarnas evakuasi 17 nelayan dari KM Petra 01 di perairan Mayau Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta –  Basarnas Ternate, Maluku Utara berhasil selamatkan dan mengevakuasi sebanyak 17 nelayan dari KM Petra 01 yang tenggelam di sekitar perairan Mayau, Pulau Batang Dua Ternate.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah seperti diberitakan Antara  di Ternate, Selasa (29/01/2019) membenarkan terkait tenggelamnya kapal ikan KM Berkah yang membawa 17 nelayannya.

Diberitakan oleh Antara jika seluruh ABK berhasil dievakuasi ke Pulau Mayau dalam keadaan selamat. Selanjutnya Capt KM Petra 01 meminta izin kepada Basarnas Ternate untuk membantu proses evakuasi seluruh ABK dari Pulau Mayau menuju ke Ternate.

“KN SAR 237 Pandudewanta berhasil selamatkan para nelayan itu setelah mendapat informasi dari Capt KM Petra 01, Rifandi Singale bahwa kapal mereka mengalami kecelakaan dan tenggelam di Perairan Pulau Mayau,” jelas Arafah seperti dikutip Antara ,pada selasa (29/11/2019).

Sekitar pukul 18.05 WIT pada hari selasa 29/01/209), KN SAR 237 Pandudewanta tiba di Pelabuhan Perikanan Bastiong,dan selanjutnya seluruh ABK KM Petra 01 diserahkan kepada pihak Agensi yang ada di Ternate.

Sehari sebelumnya, Basarnas Ternate berhasil menyelamatkan sebanyak 25 penumpang dan ABK kapal Ikan Purse Seine POF XVIII0,  rute Bitung-Ibu Halmahera yang terbakar.

Arafah mengatakan, korban ke-25 penumpang yang diselamatkan itu telah di bawa ke Pelabuhan Perikanan Loloda dengan menggunakan kapal kecil.

Para penumpang yang selamat telah dievakuasi ke Pelabuhan Perikanan Loloda, Halmahera Barat dan menjalani pemeriksaan medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Insiden Mobil SPPG Tabrak Siswa SD, BGN Akan Investigasi

11 Desember 2025 - 16:14 WIB

Banjir Bandang Tiga Provinsi Ulah Manusia

4 Desember 2025 - 12:44 WIB

Populer PERISTIWA