INAnews.co.id, Jakarta – Pemerintah terus menyempurnakan peta jalan pendidikan vokasi demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, seusai rapat koordinasi tentang pendidikan vokasi di Jakarta, Selasa (15/1/2019). “Kita terus melakukan konsolidasi dan pemetaan dalam rangka percepatan peningkatan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan vokasi,” kata Hanif.
Hanif telah menjelaskan peta jalan pendidikan vokasi antara lain dibutuhkan untuk menyediakan tenaga kerja ahli sesuai dengan kebutuhan industri. “Jangan sampai misalnya kita didik orang setelah keluar tidak dipakai di dunia kerja, karena sudah tidak relevan program studi atau kejuruannya,” ujarnya.
Namun dia belum mau mengungkapkan waktu penerbitan peta jalan pendidikan vokasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0.
Dan Penyempurnaan peta jalan pendidikan vokasi juga sudah meliputi penyesuaian kembali kurikulum program kejuruan atau program studi dengan perkembangan zaman. “Kita juga masih memetakan kekuatan dari masing-masing kementerian/lembaga untuk pendidikan dan pelatihan vokasi. Termasuk sektor prioritas dan provinsi unggulan dari sisi kewilayahan,” tambah Hanif.






