Menu

Mode Gelap
Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

POLITIK

Emilia Contesa berikan sosialisasi empat pilar di Jember

badge-check


					Emilia Contesa berikan sosialisasi empat pilar di Jember Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Bertempat di aula gedung KPRI Karya Bhakti kec. Silo Jember, Hj. Emilia Contessa, anggota DPD RI peraih suara tertinggi se Jawa Timur pada Pemilu tahun 2014, menggelar kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dihadiri oleh ratusan warga masyarakat dan forum peduli kesehatan Kec. Silo – Jember, Jember (28/1).

Sumartono,ST., Ketua FPK Silo dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan memperkenan Ibu Emilia mengadakan pertemuan silaturahmi dengan masyarakat Silo.

”Banyak masyarakat yang sudah beberapa hari ini memendam keinginannya agar bisa berfoto dengan Ibu, jadi nanti mohon disediakan waktu Bu” ujar Sumartono.

Dalam paparannya, Emilia Contessa berharap agar masyarakat tetap memegang PBNU, yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Karena dengan berpegang teguh terhadap nilai-nilai empat pilar kebangsaan itulah, maka kita akan senantiasa tegak berdiri sebagai bangsa yang besar, yang mampu merawat keberagaman, saling menghormati dan akan sekuat tenaga mempertahankan NKRI”, ungkap Emilia.

Kedepan, kita akan melaksanakan sebuah pesta besar yaitu Pemilu tahun 2019, sebuah pesta demokrasi yang menggabungkan pemilihan eksekutif dan legislatif, dimana rakyat akan disodori 5 buah surat suara untuk dipilih.

”Yang pasti apapun pilihannya, sebagai anak bangsa kita harus peduli dan bisa berbondong bondong mendatangi TPS untuk melakukan pilihan, ingat, Pemilu adalah sebuah kegiatan konstitusional dimana rakyat harus memberikan mandatnya kepada para calon anggota legislatif dan juga para calon presiden dan wakil presiden, jadi, jangan menyia-nyiakan suara alias menjadi golput” jelas Emilia.

Pemilu juga secara langsung menjadi penyebab kita akan terkotak-kotak berdasarkan pilihan kita masing-masing, namun perlu di ingat bahwa perbedaan pilihan adalah sebuah keniscayaan, tetapi jika perbedaan tersebut dipelihara dan menjadi potensi perpecahan.

” Maka saya berharap, semangat persatuan kita jangan pernah luntur, karena Pemilu
merupakan sebuah ujian dari nilai-nilai Pancasila yaitu Persatuan Indonesia”, tegas Emilia.

 

Laporan Koresponden Jember : 

Adhi M Faesol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

12 Januari 2026 - 13:38 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Populer POLITIK