Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

POLITIK

Erick Tohir : ada skenario, agar situasi jadi panas

badge-check


					Erick Tohir : ada skenario, agar situasi jadi panas Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Erick Thohir mengajak masyarakat lebih mewaspadai isu dan fitnah yang akan disebarkan ke masyarakat menjelang Pemilu 2019.

Setidaknya terdapat 10 topik yang kebanyakan berisi fitnah dan berita bohong yang akan masif beredar.

“Di antaranya adalah isu komunisme, kriminalisasi ulama, utang luar negeri, tenaga kerja asing, dan pengangguran,” jelas Erick di , Jakarta (31/01/2019).

 

Menurut Erick, sepanjang tahun 2018, pasangan calon presiden Joko Widodo diterpa berbagai fitnah, berita bohong, pernyataan kebencian, dan sejenisnya.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dan data yang diterima oleh Tim Kampanye Nasional, hoax dan informasi palsu ini sudah masuk pada taraf membahayakan.

Tina Talisa dan Dini Purwono memaparkan, banyak wilayah Indonesia sudah terpapar berita fitnah yang masif, sedangkan sebagian lagi sangat rentan terhadap beredarnya berita dan informasi palsu.

“Cara-cara diseminasi hoax, menyerupai cara yang dilakukan Donald Trump di Amerika. Sangat manipulatif, itulah yang namanya ‘Firehose of Falsehood” atau semburan kebohongan yang berulang-ulang,” imbuh Dini Purwono.

Karena kenyataannya hoax yang kami temukan senantiasa perulangan hoax yang pernah dilakukan sebelumnya dengan kemasan baru.

“Jadi kami sudah membaca pola-polanya, sehingga kami mengingatkan kepada masyarakat akan hoax yang akan kembali muncul di sekitar kita,” tambah Dini Purwono.

Secara umum, seluruh provinsi di Sumatera kecuali Lampung dan Bangka Belitung.Di Pulau Jawa, berita fitnah dan berita bohong juga sudah melanda seluruh provinsi.

“Yang relatif masih belum terpapar atau rentan terpapar justru Maluku dan Papua,” kata Tina Talisa.

Erick menilai ada skenario yang direncanakan dan disusun secara sistematis yang membuat situasi menjadi panas.

Gerakan menangkal fitnah ini akan terus digelorakan setiap pekan untuk mengingatkan publik soal bahaya dan ancaman fitnah.

 

“Kami akan melaporkan bagaimana perkembangan dan isu terbaru terkait maraknya hoax ini di berbagai daerah, termasuk temuan-temuan di berbagai daerah dan analisis-analisis terbarunya,” kata Erick.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK