Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

SYARIAH

BNI Syariah dan TIPS sepakati sistem pembayaran kargo haji lewat aplikasi

badge-check


					BNI Syariah dan TIPS sepakati sistem pembayaran kargo haji lewat aplikasi Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – BNI Syariah sepakati MOU dengan PT. TIPS Inovasi Indonesia dalam dukungan sistem pembayaran bagasi dan kargo melalui aplikasi.

Kedua perusahaan tersebut sepakati sistem pembayaran bagasi dan kargo melalui integrasi virtual account dilengkapi dengan kartu NFC based yang dapat digunakan untuk media pembayaran close loop.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati; Direktur Operasional dan Komersil PT Angkasa Pura Kargo, Riyanto H. Cahyono; Co-Founder PT Tips Inovasi Indonesia, Ryan A. Ronas; serta mitra Travel Haji & Umrah; dan Perusahaan Kargo.

Dhias Widhiyati menuturkan, “Kerjasama BNI Syariah dengan PT Angkasa Pura Kargo, PT Tips Inovasi Indonesia, dan mitra ini memiliki potensi yang besar. Hal ini berdasarkan data perkiraan jumlah jemaah haji dan umroh 2019 lebih dari 1,4 juta orang, ” ujarnya .

Tambah Dhias ,potensi dana di giro pooling atas transaksi pengelolaan bagasi dan kargo untuk jemaah haji dan umroh diperkirakan sebesar Rp 468,2 miliar dengan potensi pendapatan fee based income dari virtual account adalah sekitar Rp 1,05 miliar.

Aplikasi TIPS 2.0 Haji dan Umroh yang memudahkan jemaah untuk menjemput koper dan kargo dari Madinah, Mekkah, dan Jeddah.

Cukup dengan mengunduh aplikasi ini kemudian memesan pengiriman koper dan kargo lainnya lewat aplikasi. Selanjutnya, Mutawwif atau pemandu Haji akan menjemput paket barang kiriman di hotel tempat tinggal jemaah.

Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Staff Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknik Lingkungan Energi Perhubungan, Prasetyo Buditjahjono dan Kepala Subdirektorat Impor Direktorat Jendral Bea & Cukai, Djanurindo Wibowo.

Kedepannya, BNI Syariah akan memperluas jaringan kerjasama dan sosialisasi dengan travel rekanan.

Sementara itu Ryan A. Ronas mengatakan, “Target pengguna aplikasi TIPS 2.0 Haji dan Umroh pada akhir 2019 ini sebesar 10.000 orang. Aplikasi ini akan membantu kendala urusan bagasi misal kelebihan muatan dan terkait larangan membawa benda cair jemaah di musim haji dan umroh.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Industri Halal Butuh Tiga Langkah Besar agar Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan

23 Februari 2026 - 09:31 WIB

Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Banyak yang Tidak Tahu

23 Februari 2026 - 07:30 WIB

Indonesia Masih Kalah dari Negara Non-Muslim dalam Ekspor Produk Halal

23 Februari 2026 - 05:27 WIB

Populer SYARIAH