Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KEUANGAN

Hasil RUPSLB, BNI rombak susunan Komisaris dan Direksi

badge-check


					Hasil RUPSLB, BNI rombak susunan Komisaris dan Direksi Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah selesai lakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2019 dengan dua agenda utama yaitu Evaluasi/ Pemaparan Kinerja Perseroan sampai dengan Semester I Tahun 2019 dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BNI yang digelar di Jakarta, Jumat (30/8/2019), menetapkan posisi Direktur Utama tidak berubah dan tetap dijabat oleh Ahmad Baiquni.

Di samping itu, ada perubahan pada posisi komisaris, hasil RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono, yang merupakan mantan birokrat di Kementerian Keuangan. Posisi Marwanto kini digantikan oleh Askolani, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.

Baiquni menilai perubahan susunan direksi oleh pemegang saham merupakan hal yang biasa dan menyebut perubahan susunan manajemen yang dilakukan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas telah disiapkan dengan matang. Ia yakin pemegang saham mempertimbangkan pilihan berdasarkan latarbelakang profesional masing-masing direktur.

“Tidak ada alasan khusus. Menurut penafsiran kami, tadi pergantian ini karena melihat latar belakang pengalaman individu yang pernah berada di posisi sebelumnya,” ujar Baiquni dalam konferensi pers di Menara BNI, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019.

Di posisi direktur, RUPS mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.

Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan BNI kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI. Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan Internasional BNI.

Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan Internasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI.

Hasil RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat, Catur Budi Harto dari jabatan Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Jaringan dan digantikan Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.

Hasil RUPSLB juga laporkan kinerja korporasi pada paruh pertama tahun 2019,dimana BNI terus mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 20% year on year (YOY) yaitu dari Rp 457,81 triliun pada Semester I 2018 menjadi Rp 549,23 triliun pada Semester I 2019.

Realisasi kredit tersebut menunjukkan fungsi intermediasi yang dijalankan BNI berjalan secara optimal dan seiring dengan upaya pemerintah yang terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Danantara Jadi Ujung Tombak Pemulihan Pascabencana di Aceh

2 Januari 2026 - 08:47 WIB

Membedah Kontradiksi Kebijakan Moneter BI yang Dianggap Berhalusinasi

31 Desember 2025 - 09:11 WIB

Populer KEUANGAN