Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

OTOMOTIF

Seri 5 di Korea Rio Haryanto dan David Tjipto Kurang Puas Dengan Posisi 6

badge-check


					Seri 5 di Korea Rio	Haryanto dan David	Tjipto	Kurang	Puas Dengan	Posisi	6 Perbesar

INAnews.co.id, Yeongam Korea – 4 Agustus 2019 – Rio Haryanto dan David Tjipto mengakhiri round ke-5 Blancpain GT World Challenge Asia di Korea International Circuit dengan menempati posisi 6 besar. Kedua pebalap T2 Motorsports ini mengaku kurang puas dengan hasil yang didapatkan.



Ajang Blancpain GT World Challenge Asia yang diselenggarakan di Yeongam, Korea Selatan pada akhir pekan ini pun telah berakhir. Setelah serangkaian kegiatan dan permasalahan dilalui oleh tim T2 Motorsports, Rio Haryanto dan David Tjipto dengan berat hati pulang ke tanah air dengan memboyong posisi 6 besar di race ke-2.



Tampil cukup kompetitif dengan memulai pertandingan di posisi ke-18 dan berangsur naik hingga posisi 6 besar di kelasnya, Rio Haryanto mengaku tidak puas dengan hasil yang didapat oleh timnya “hasil hari ini kurang memuaskan karena tidak dapat memperoleh posisi seperti yang kami inginkan. Dari performa mobil sebenarnya sudah cukup maksimal hari ini, namun kendala terbesar kami adalah kekurangan track time di sesi latihan karena ada masalah teknis, alhasil kami tidak dapat belajar banyak mengenai set up mobil”.



Hal serupa juga disampaikan oleh David Tjipto “seharusnya kami dapat memperoleh posisi 5 besar, namun waktu practice yang hanya 15 menit membuat kami cukup kewalahan dalam menguasai trek. Kami berdua belum memiliki pengalaman sama sekali di trek ini”. Rio Haryanto dan  David Tjipto mengalami kendala teknis pada hari Jumat dan Sabtu lalu sehingga kedua pebalap T2 Motorsports ini kehilangan kesempatan untuk berlatih di Korea International Circuit.



Kendala teknis yang datang bertubi-tubi membuat tim T2 Motorsports gagal memperoleh hasil yang maksimal. Irmawan Poedjoadi selaku Team Principal T2 Motorsports merasa T2 kurang beruntung pada akhir pekan ini “kami sangat menyayangkan kendala teknis yang kami hadapi. Bukan hanya kehilangan kesempatan satu kali, melainkan kami kehilangan kesempatan sebanyak empat kali. Mulai dari free practice pertama, free practice kedua, babak kualifikasi kedua hingga race pertama. Pada keempat kesempatan tersebut kami DNF (Did Not Finish). Hal tersebut sangat disayangkan karena kami tentu akan memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk meraih poin pada race akhir pekan ini jika tidak menghadapi kendala-kendala teknis. Akhir pekan ini bukanlah akhir pekan yang beruntung bagi kami” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PT Altama Surya Anugerah Berikan Perlindungan Hukum Merek Tekiro, Konsumen Jangan Terkecoh Nama Merek Mirip Tekiro

28 Desember 2025 - 18:46 WIB

Jangan Terkecoh Harga Murah, Hati Hati Banyak Beredar Busi NGK Palsu

18 Desember 2025 - 19:13 WIB

Penghujung Tahun 2025 Blazer Indonesia Club Menggelar Rapat Kerja Nasional

14 Desember 2025 - 17:38 WIB

Populer OTOMOTIF