Menu

Mode Gelap
OTT Pajak Ungkap Modus Lama: Tawar-menawar SPHP hingga Restitusi Fiktif Momentum Emas Mereformasi Subsidi Energi Indonesia di Tengah Turunnya Harga Minyak CBA Minta KPK dan Kejagung Turun Tangan atas Dugaan Skandal Geomembrane PHR Riau Empat Menteri Agama Tersandung Kasus Haji: Ada Apa di Kemenag? Serangan ke Venezuela Demi Minyak dan Mineral Strategis Pelita Air Service Mengalami Kerugian USD 20 Juta, CBA Desak Pertamina Pecat Manajemen

RAGAM

Makin Seru, Ernest Gandeng Fiersa Besari Isi Soundtrack Film Imperfect

badge-check


					SAMSUNG CSC Perbesar

SAMSUNG CSC

INAnews.co.id, Jakarta – Diadaptasi dari novel best seller karya Meira Anastasia yang berjudul “Imperfect”, Starvision Plus dengan bangga merilis filmnya pada 19 Desember 2019 mendatang. Disutradarai oleh Ernest Prakasa, proses syuting film “Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan” kini sudah mencapai tahap editing

Di film ke-5 nya, Ernest Prakasa memilih musisi Fiersa Besari dan Audrey Tapiheru untuk mengisi soundtrack film ‘Imperfect’. Selasa (29/10) di sebuah kafe kawasan Menteng, Jakarta Pusat

Penulis dan penyanyi Fiersa Besari dipercaya mengisi soundtrack film terbaru milik Ernest Prakasa, Imperfect: Karakter, Cinta & Timbangan. Lagu yang ia buat berjudul Pelukku Untuk Pelikmu.

SAMSUNG CSC

Pertama kali terlibat di bagian produksi film, Fiersa Besari mengaku sempat berkali-kali merevisi liriknya. Bahkan, ia sampai membaca buku dan membedah beberapa kali naskah film.

“Film terbaru Ernest yang akan tayang pada Desember mendatang ini merupakan adaptasi buku karya istrinya, Meira Anastasia, berjudul Imperfect: A Journey to Self-Acceptance. Sebelum menjadi buku, materi-materi berasal dari unggahan Meira di instagram. Agar gampang mencari dan terkumpul, dia membukukannya. Secara garis besar, buku tersebut bercerita tentang penerimaan diri terhadap hal yang dipunyai, misalnya terkait bentuk badan dan sebagainya. Dalam instagram Imperfect, awal mula Meira terpikir untuk berbagi materi tentang penerimaan diri saat melihat komentar salah satu orang di instagram suaminya, Ernest. Kata-katanya kurang lebih, laki-laki tampan tidak selalu memiliki istri cantik. Hal itu membekas pada diri Meira dan menjadi modal untuk berbagi hal-hal yang dia rasakan di akun instagramnya. Walaupun adaptasi dari buku, cerita filmnya akan berbeda. Buku berkisah tentang kehidupan Meira, filmnya tidak akan seperti itu. Namun poin utamanya akan tetap sama, penerimaan diri dan mencintai diri sendiri.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kisah Sukses Pelajar SMA Menggelar Pertandingan Padel Antar Sekolah

23 Desember 2025 - 09:27 WIB

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Kosmik di Hotel 88 Mangga Besar VIII

19 Desember 2025 - 12:55 WIB

Hotel 88 Fatmawati Dipenutup Tahun 2025 Hadirkan New Year Carnaval 2026

19 Desember 2025 - 12:38 WIB

Populer GAYA HIDUP