Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Solidaritas Masyarakat Papua “Kitorang Basodara” gelar kegiatan di Car Free Day

badge-check


					Solidaritas Masyarakat Papua “Kitorang Basodara” gelar kegiatan di Car Free Day Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat tepatnya sebelah barat Hotel Mandarin Oriental, Minggu (13/10/2019).

Nampak lain dari biasanya, pagi ini tampak  Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menghadiri acara Solidaritas Masyarakat Papua di Kawasan Bundaran HI tersebut.

Kehadiran Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi dan di damping Oleh Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi,  bukan hanya sedang menikmati car free day. Namun, para pejabat  ternyata juga sedang mempunyai misi khusus sehingga rela hadir di tengah-tengah warga yang sedang menikmati car free day itu. Misi khusus yang sedang diemban oleh Menhub Budi Karya Sumadi yaitu menggalang dana dalam rangka solidaritas Masyarakat Papua dan Penggalangan Dana Sosial bertajuk “KITORANG BASODARA”.

Menhub Budi Karya Sumadi hadir sekitar pukul 06.40 WIB tadi pagi. Bersama dengan ratusan bahkan ribuan warga lainnya Menhub Budi Karya Sumadi melakukan jalan sehat. Rutenya dimulai dari samping Hotel Mandarin menuju pusat perbelanjaan Sarinah dan kembali lagi ke Hotel Mandarin. Kegiatan ini untuk menggalang dana bagi warga di Wamena yang mengungsi imbas kerusuhan bulan lalu.

Ketua Panitia acara Silvana Rosita Dacosta dari Wahana Cinta NKRI mengatakan acara ini dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia bisa hidup berdampingan rukun dan damai, serta saling menjaga rasa solidaritas. Jadi ketika di suatu wilayah di indonessia tertimpa musibah, maka daerah daerah lain wajib membatunya.

“Generasi angkatan saya itu sudah tua, generasi ke bawah itu banyak, anak cucu kami banyak, dan di sana hidup berdampingan dengan masyarakat semua suku . Kami merasa diterima, kami merasa bersama masyarakat Indonesia lainnya bahkan suku lainnya juga,” tutur Rosita  di lokasi.

Digelarnya acara ini di lokasi car free day, dijelaskan kembali oleh Rosita , untuk menunjukkan bahwa masyarakat Papua bisa hidup berdampingan. Menari bersama sekaligus juga untuk menunjukkan budaya Papua.

“Kegiatan ini juga dilakukan untuk membuktikan kepada masyarakat luas kalau kami selama ini bisa hidup berdampingan. Maka dalam suasana car free day pagi ini biarlah kita bernyanyi bersama di mana mereka terlibat sebagai sebuah bentuk persatuan bersama-sama,” tambah Rosita.

Menhub Budi Karya juga menyampaikan “Pagi ini luar biasa ada puluhan bupati dan wagub disini, ini satu kebanggaan. Hari ini kita pingin satu suasana lain, kitorang sodara, jadi suatu konsep yang bagus kita ngobrol-ngobrol tuh ada (perwakilan) Uncen, dari ketua Alumi ITS yaitu bapak Dwi Sucipto yang saat ini sedang mejabat sebagai kepala SKK Migas, dan dari Ketua KOGAMA UGM adalah saya dan senang sekali, nanti ada grup Papua original, keren ya. Makanya kita nanti jalan sama-sama, kita ekspresikan kita bersaudara,” ujar Budi.

Tampak hadir pejabat daerah dari Papua, yakni Wagub Papua Barat Mohamad Lakatoni, Bupati Kabupaten Asmat Elisa Kambu, Bupati Yahukimo Abock Busup, dan Bupati Fakfak Mohammad Uswanas, Bupati Asmat, Bupati Puncak dan Para tokoh papua seperti Bahlil, Bapak Taha dan  Ketua Umum Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahaladia

Sebelumnya, acara Kitorang Basodara dimulai dengan pembukaan dan senam Sajojo, Tobelo, dan Maumere bersama. Acara juga dihibur oleh penampilan dari musisi asal Papua Edo Kondologit dan musikus lainnya serta ada grup Papua original dan juga Marching band dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) . Acara yang digelar saat car free day di Bundaran HI ini dilanjutkan dengan dialog bersama untuk menyuarakan kembali persatuan Indonesia dan khususnya untuk Papua.

Di sela sela kegembiraan dan keceriaan kebersamaan  dari seluarah yang hadir, Budi karya mengumumkan bahwa total sumbangan yang berhasil terkumpul adalah Rp 1,5 miliar. “Tadi terkumpul di sini Rp 1,5 miliar,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM