Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

EKONOMI

Dirjen Hubud Kemenhub Minta Hasil RUPSLB Garuda Ditindaklanjuti Secara Resmi

badge-check


					Dirjen Hubud Kemenhub Minta Hasil RUPSLB Garuda Ditindaklanjuti Secara Resmi Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyambut baik atas penetapan Jajaran Direksi PT. Garuda Indonesia yang telah ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham Garuda Indonesia, dari 90.34% keseluruhan pemegang saham.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, menyampaikan “agar PT. Garuda Indonesia secara resmi segera menindaklanjuti dengan melaporkan pergantian jajaran direksi tersebut kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk diproses sesuai peraturan perundang-undangan” tutur Polana.

Polana menambahkan, Jajaran Direksi PT. Garuda Indonesia harus tetap memiliki komitmen terhadap keselamatan, keamanan dan pelayanan, mengingat safety level Indonesia dimata internasional sudah baik.

RUPSLB 2020 menyetujui penunjukan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama PT. Garuda Indonesia dan Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama PT. Garuda Indonesia .

Hal ini, dilakukan guna menindaklanjuti Keputusan Dewan Komisaris perihal Pemberhentian Sementara Direktur Utama dan beberapa Jajaran Direksi PT. Garuda Indonesia yang menjabat sejak September 2018 lalu.

“Maskapai merupakan salah satu unsur utama dalam bisnis operasional penerbangan, sehingga pengelolaannya wajib dikaji dengan matang. Seperti yang saya sampaikan Siapapun jajaran direksi harus tetap berkomitmen terhadap keselamatan. Bagi kami regulator, keselamatan adalah yang utama “no go item” tutup Polana.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI