Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

HUKUM

Ketiga Kalinya PA Ruteng Kerjasama Dengan LBH Surya NTT

badge-check


					Turut hadir dalam MoU ini diantaranya, Pengawas sekaligus Pendiri LBH Surya NTT Herry F.F Battileo, SH., MH., Ketua LBH SURYA NTT E. Nita Juwita, SH., MH., Ketua LBH SURYA NTT Perwakilan Manggarai Raya Paulus Habur, SH., Sekretaris LBH Surya NTT Perwakilan Manggarai Raya, Marselin Samsun Koten, SE., serta Paralegal LBH SURYA NTT Perwakilan Manggarai Raya, pada Rabu 7/01/2020 Perbesar

Turut hadir dalam MoU ini diantaranya, Pengawas sekaligus Pendiri LBH Surya NTT Herry F.F Battileo, SH., MH., Ketua LBH SURYA NTT E. Nita Juwita, SH., MH., Ketua LBH SURYA NTT Perwakilan Manggarai Raya Paulus Habur, SH., Sekretaris LBH Surya NTT Perwakilan Manggarai Raya, Marselin Samsun Koten, SE., serta Paralegal LBH SURYA NTT Perwakilan Manggarai Raya, pada Rabu 7/01/2020

INAnews.co.id , Ruteng – Pengadilan Agama Ruteng dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT untuk ke-3 kalinya sepakati kerjasama dalam hal penyediaan jasa konsultan layanan bantuan hukum pada PA Ruteng.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Wakil Ketua PA Ruteng, Irwahidah MH dan Ketua LBH Surya NTT, E Nita Juwita disaksikan Sekretaris PA Ruteng, Abu Hanifah, Pejabat Pembuat Komitmen, Rusli, dan Hakim dan bertempat di Pengadilan Agama Ruteng (PA) pada Rabu 7 januari 2020.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PA Ruteng, Irwahidah mengatakan kehadiran LBH Surya NTT di PA Ruteng sangat membantu masyarakat yang tidak mampu.

“Walaupun saya baru 6 bulan di PA Ruteng ini, tetapi saya melihat banyak masyarakat tidak mampu sangat membutuhkan bantuan hukum dari LBH Surya NTT. Sehingga sangat membutuhkan bantuan dari kita untuk memberikan penjelasan-penjelasan supaya mereka lebih memahami ternyata hukum itu tidak sesulit yang mereka pikirkan,” ungkap Irwahidah.

Tambahnya selama ini masyarakat dilakukan pendekatan secara personal, karena kebanyakan masyarakat awam sekali akan hukum.

“Dengan tidak memahami hukum maka mereka pasti enggan datang ke Pengadilan,” ucapnya.

Dengan LBH Surya NTT diharapkan bisa membantu masyarakat di Kabupaten Manggarai, karena terhalang jarak tempuh yang jauh dengan PA Ruteng.

Selama disini, lanjutnya, kehadiran LBH Surya NTT sudah cukup membantu kami. Namun ada beberapa hal perlu diperdalam lagi sehingga tidak tejadi lagi kesalahan terutama perbaikan-perbaikan gugatan, sehingga wibawa kedua lembaga baik itu PA Ruteng dan LBH Surya NTT bersama kita jaga.

“Jadi kami sangat berterimakasih kepada LBH Surya NTT karena sudah ke-3 kali kembali melakukan MoU dengan PA Ruteng dan kami berharap kedepannya kerjasama ini tetap terjalin dengan LBH Surya NTT meskipun ada pergantian Pimpinan di PA Ruteng,” tandasnya.

Selanjutnya dalam sambutannya, Ketua LBH Surya NTT, E.Nita Juwita mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Agama Ruteng.

“Semoga kerja sama ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, kami akan menjalankan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan konsultasi bantuan hukum pada Posbakum PA Ruteng terutama kepada pencari keadilan yang kurang mampu baik dari segi finansial maupun dari segi ilmu pengetahuan,” tandas Nita.

Sedangkan Pendiri sekaligus Pengawas LBH Surya NTT, Herry F.F Battileo, mengatakan LBH Surya NTT siap membantu masyarakat tidak mampu secara gratis dan tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Asal masyarakat pencari keadilan bawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan foto copy KTP,” ucap Herry mengingatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

KontraS: Satu Tahun Prabowo-Gibran, Katastrofe HAM Terjadi Masif di Indonesia

11 Desember 2025 - 11:31 WIB

Populer HUKUM