Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

OTOMOTIF

Otoexpo Bersama Relawan Scorpio Lakukan Aksi Sosial Untuk Korban Longsor di Lebak, Banten

badge-check


					Otoexpo Bersama Relawan Scorpio Lakukan Aksi Sosial Untuk  Korban Longsor di Lebak, Banten Perbesar

INAnews.co.id,Banten – Setelah hampir dua minggu menggalang donasi di beberapa posko maupun pintu ke pintu.

Para bikers yang tergabung dalam relawan Scorpio dengan dibantu awak media Otoexpo akhir bisa mengumpulkan sumbangan dari berbagai kalangan dan donatur di Jakarta dan sekitarnya.Sumbangan berupa pakaian layak pake,susu,makanan instan, dan berbagai bentuk sumbangan lain yang diharapkan bisa membantu korban tanah longsor di Lebak Banten.

Setelah sumbangan di rasa cukup dan dateline Sabtu harus siap dikirim,maka  Otoexpo online media bersama Relawan Scorpio akhirnya mengirim dan memberikan bantuan donasi kemanusiaan bagi korban longsor dann banjir bandang di Kab. Lebak, Banten pada hari Sabtu (18/01/2020).

 

Tercatat ada tiga kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten yang menjadi korban bencana tanah longsor dan banjir bandang adalah Sajira, Lebakgedong, dan Cipanas.

Korban yang terparah berada di Kec. Lebakgedong, yakni Desa Banjarsari dan Banjar Irigasi.

Dua kampung di Desa Banjarsari menjadi wilayah terparah adalah Cinyiru dan Cigobang (72 dari 78 rumah di kp. Cigobang) hilang terbawa longsor dan banjir bandang. Kejadian pada awal tahun ini tepatnya terjadi sekitar pukul 7 pagi meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Lebak.

Bantuan donasi bersama ini diterima oleh Bapak Eman selaku perwakilan korban yang berada di Kampung Cinyiru, Desa Banjarsari.

Menurut Eman (47) yang akrab disapa wak Eman, salah satu tokoh masyarakat kampung Cinyiru mengatakan bahwa ini merupakan bencana terbesar selama hidupnya. Belum pernah ada kejadian seperti ini sebelumnya.

“Andai terjadi pada malam hari, mungkin akan lebih banyak korban lagi,” sebut Wak Eman, yang hingga saat ini masih mengungsi dengan mengontrak sebuah rumah di kampung sekitar yang tidak terkena bencana.

“Selama 5 hari pasca bencana tanah longsor barulah ada bantuan logistik dari kades Cileuksa, Afih Ujang. Saya berterima kasih atas kebaikan Pak Kades beserta warga Cileuksa yang sudah membantu para pengungsi,” terang Wak Eman.

Setelah memberikan bantuan, tim pun melanjutkan dengan mencoba mendatangi beberapa wilayah lain yang sama-sama menjadi korban. Namun karena akses masih banyak yang terputus, maka tim terpaksa kembali ke posko.

Tim relawan tetap akan berusaha mencapai daerah-daerah lain yang terkena bencana, sambil berharap terus adanya bantuan bagi saudara-saudara kita disana.

Kegiatan kemanusian ini akan terus berlangsung setiap hari sabtu selama bulan Januari 2020.

Untuk kami menghimbau dan mengajak semua insan baik para bikers atau awak media bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk bisa di sumbangkan kepada saudara saudara kita yang terkena musibah di tanah Lebak.

Jadwal pengiriman sumbangan berikutnya akan kami laksanakan pada sabtu,1 Februari 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. nurwati

    saudara saya di lebak menjadi korban yang meninggal dunia terkena longsor

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Juga

PT Altama Surya Anugerah Berikan Perlindungan Hukum Merek Tekiro, Konsumen Jangan Terkecoh Nama Merek Mirip Tekiro

28 Desember 2025 - 18:46 WIB

Jangan Terkecoh Harga Murah, Hati Hati Banyak Beredar Busi NGK Palsu

18 Desember 2025 - 19:13 WIB

Penghujung Tahun 2025 Blazer Indonesia Club Menggelar Rapat Kerja Nasional

14 Desember 2025 - 17:38 WIB

Populer OTOMOTIF