Menu

Mode Gelap
Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal

UPDATE NEWS

Garuda Indonesia Buka Rute Internasional Baru Guna Antisipasi Dampak Virus Corona

badge-check


					Garuda Indonesia Buka Rute Internasional Baru Guna Antisipasi Dampak Virus Corona Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Efek Virus Covid-19 / corona  ini yang melanda keseluruh dunia tanpa terkecuali Indonesia.

Dampak Virus ini menghajar semua sektor bisnis lintas negara. Hal inilah yang di rasakan oleh Maskapai plat merah yaitu Garuda Indonesia.

Dengan berdampak pada turunnya jumlah penumpang hingga pendapatan perusahaan dengan tingkat yang cukup signifikan.

Industri penerbangan  menjadi industri yang paling besar terdampak negatif dari penyebaran virus ini.

Mengantisipasi tersebut, perusahaan BUMN ini melakukan terobosan dengan  melakukan review untuk membuka rute rute penerbangan untuk tujuan wisata di Indonesia.

“Untuk itu Garuda akan memperkenalkan rute rute baru sebagai pengganti penutupan atas efek virus corona. Harapannya rute ini bisa dipertahankan dan dan ga ada implikasi corona, khususnya dari Denpasar. Kami sedang diskusi finalisasi rute seperti Denpasar-Brisbane, Denpasar-Mumbai, Denpasar-Kuala Lumpur, Denpasar-Bangkok,” kata Irfan Setiaputra Direktur Utama Garuda Indonesia saat jumpa pers di Kebon Sirih, Jakarta, Kamis 27 februari 2020.

Rute baru sebagai pengganti penutupan atas efek virus corona, Sehingga rute ini diharapkan bisa dipertahankan tidak ada dan implikasi dari efek corona itu , khususnya dari Denpasar.

Saat ini sedang dalam pembahasan untuk  finalisasi.  Rute seperti Denpasar-Brisbane, Denpasar-Mumbai, Denpasar-Kuala Lumpur, Denpasar-Bangkok.

Selanjutnya Irfan menjelaskan, sebebelumnya maskapainya juga sudah tidak  bisa melayani penerbangan ke daratan China untuk sementara waktu.

Kemudian terjadilah pengurangan jumlah penerbangan di Singapura dan Hongkong secara signifikan.

Semua itu terjadi dampak ini karena merebaknya virus Corona di sejumlah Negara, dan menghantam tanpa ampun dunia penerbangan.

Perkembangan terbaru adalah adanya pemberhentian izin perjalanan ibadah umrah ke situs-situs suci Mekkah dan Madinah akibat penyebaran virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas.

“Padahal  kami punya empat penerbangan ke tanah suci, dua ke Jeddah, dua ke Madinah, pesawat berbadan besar. Akibat dari kebijakan pemerintah Arab Saudi ini, Implikasinya belum kita hitung lagi,” tutup Irfan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL