Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

EKONOMI

Hasil RUPST BNI, Putuskan Herry Sidharta Sebagai Direktur Utama

badge-check


					Hasil RUPST BNI, Putuskan Herry Sidharta Sebagai Direktur Utama Perbesar

INAnews.co.id,Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Dalam rapat tersebut, Bank BNI memutuskan untuk melakukan perombakan pada jajaran Dewan Direksi dan Komisaris. RUPST yang digelar di Menara BNI Jakarta, pada Kamis 20 februari 2020.

Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa dalam  RUPST ini pemegang saham memutuskan untuk mengangkat Agus D Martowardojo sebagai Komisaris Utama Perseroan.

Dalam Hal ini Agus menggantikan posisi Ari Kuncoro.

Sementara untuk posisi Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen adalah Pradjoto.

“Pada jajaran Direksi, perseroan mengangkat Herry Sidharta sebagai Direktur Utama Perseroan menggantikan Achmad Baiquni,” ujar Anggoro menambahkan di Gedung BNI Pejompongan Jakarta.

Anggoro Eko Cahyo ,selaku Wakil Direktur yang baru terpilih kemudian menegaskan,” bahwa dengan adanya perubahan susunan pada direksi dan komisaris di perusahaan di tubuh BNI.

“Hal ini  akan memperkuat implementasi bisnis guna bisa mengejar ketertinggalan dan mengejar fundamental bisnis. Salah satu strategi yang akan dilakukan adalah dengan melakukan penetrasi ke pasar. Persaingan akan ketat, kami akan perkuat eksekusi. Dengan tim yang baru, kita melanjutkan program sebelumnya dengan eksekusi yang lebih baik,” jelas Anggoro.

“Bahwa pergantian adalah  hal biasa, pointnya bahwa tim baru melakukan tugas kerja  sesuai rencana bisnis bank 2020. Kami akan memperkuat implementasi, supaya bisa kuat, dengan pergantian pengurus ini, nantinya kami akan bisa memajukkan bank BNI. Ke depannya bisa memajukan bank BNI,” lanjut Anggoro.

Dengan demikian, susunan direksi dan komisaris BNI menjadi sebagai berikut :

Susunan Dewan Komisaris :

  • Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus Derwaman Wintarto Martowardojo
  • Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
  • Komisaris Independen: Sigit Widyawan
  • Komisaris Independen: Asmawi Syam
  • Komisaris Independen: Septian Hario Seto
  • Komisaris Independen: Imam Sugema
  • Komisaris : Joni Swastanto
  • Komisaris : Askolani
  • Komisaris : Ratih Nurdiati
  • Komisaris : Susyanto

 

Susunan Dewan Direksi :

  • Direktur Utama: Herry Sidharta
  • Wakil Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
  • Direktur Bisnis Konsumer: Corina Leyla Karnalies
  • Direktur Keuangan: Sigit Prastowo
  • Direktur Manajemen Risiko: Osbal Saragi Rumahorbo
  • Direktur Teknologi Informasi dan Operasi: Y.B. Harianto
  • Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Bob Tyasika Ananta
  • Direktur Hubunga Kelembagaan: Sis Apik Wijayanto
  • Direktur Bisnis Korporasi: Benny Yoslim
  • Direktur Layanan dan Jaringan: Adi Sulityowati
  • Direktur Bisnis UMKM: Tambok Parulian Setyawati
  • Direktur Tresuri dan Internasional: Putrama Wahju Setyawan

Lima Direksi yang tidak masuk jajaran pengurus, yaitu: Ahmad Baiquni Dirut BNI, Ario BimoArio, Direktur Keuangan BNI,Dadang Setiabudi, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi, Rico Budidarmo Direktur Manajemen Risiko, Endang Hidayatullah, Direktur Human Capital dan Kepatuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI