Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

EKONOMI

Mendag Dorong Asosiasi Produsen Gula India Berinvestasi di Indonesia

badge-check


					Sumber photo : Kementerian Perdagangan Perbesar

Sumber photo : Kementerian Perdagangan

INAnews.co.id, New Delhi – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mendorong Asosiasi Pabrik Gula India (Indian Sugar Mills Association/ISMA) untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satunya dengan pengembangan pabrik gula untuk mendukung industri makanan dan minuman di Indonesia, 21/02/20.

Hal ini disampaikan Mendag Agus saat menggelar pertemuan dengan ISMA di New Delhi, India pada hari Jumat (21/). Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Mendag dalam lawatannya ke India pada 19–21 Februari di 2020.

“Dengan membangun pabrik gula di Indonesia, ISMA dapat lebih mudah menyuplai bahan baku untuk industri Indonesia,” kata Mendag Agus.

Menurut Mendag, pihak ISMA akan bekerja sama dengan pelaku usaha di Indonesia dalam pengembangan pabrik gula. Untuk itu, diperlukan peran aktif pemerintah untuk kemudahan investasi.

Mendag menyampaikan, selain investasi, pertemuan juga membahas peningkatan kerja sama perdagangan antara kedua negara. “Pertemuan bertujuan untuk meningkatkan sinergi dengan para pemangku kepentingan India, termasuk ISMA dan anggotanya. Terutama untuk menyelesaikan isu-isu yang menjadi hambatan, agar kedua pihak dapat melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Mendag juga mengungkapkan, ISMA dan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pembelian gula mentah di New Delhi, India, tahun lalu. Dalam MoU tersebut, AGRI akan mendatangkan gula mentah ke Indonesia untuk diolah menjadi gula rafinasi yang akan digunakan untuk keperluan industri.

“Diharapkan MoU ini akan menjadi katalis untuk meningkatkan perdagangan bilateral antara kedua negara, serta mendukung industri dalam negeri,” kata Mendag.

Indonesia, lanjut Mendag, telah mengurangi bea impor untuk gula mentah India berdasarkan skema Persetujuan Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) ASEAN-India menjadi 5 persen. Hal ini memberikan kesamaan level playing field bagi India sehingga setara dengan Australia dan Thailand.

ISMA adalah asosiasi industri tertua di India. Asosiasi ini beranggotakan lebih dari 650 pabrik gula dan memproduksi lebih dari 50 persen total gula India.

 

Sumber : Kementerian Perdagangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI