Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

UPDATE NEWS

Wow, Dipicu Heboh Kasus Virus Corona, Harga Masker Melonjak Naik

badge-check


					Wow, Dipicu Heboh Kasus Virus Corona, Harga Masker Melonjak Naik Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Di tengah merebaknya wabah corona secara global dan wabah Virus corona makin jadi menakutkan, masyarakat pun mulai melakukan banyak langkah antisipasi. Salah satunya dengan penggunaan masker.

Masker untuk pencegah virus corona

Imbas melonjaknya permintaan masker di pasar, akhirnya harga masker pun meroket. Bahkan, di toko online harga masker ada yang mencapai Rp 2 juta lebih per paknya.

Dari penelusuran di beberapa market place e-commerce, Senin (3/2/2020), harga tercatat paling tinggi senilai Rp 3 juta per pak untuk masker jenis N95. Satu pak masker sendiri dari keterangan pelapak berisi 25 masker per satu pak. Dengan jenis yang sama beberapa pelapak lainnya menjual masker dengan harga yang bervariasi. Mulai dari Rp 500 hingga Rp 2,5 jutaan.

Padahal dalam kondisi normal, di pasar saja harga masker per pak satuannya hanya Rp 350 ribu. Itu pun setelah mengalami kenaikan harga dari yang awalnya hanya Rp 200 ribu.

“Harga sebelumnya 200 ribuan, gara-gara heboh virus itu banyak yang cari langsung naik 350 ribu, karena emang barangnya juga susah dicari,” kata Yayat, seorang pedagang alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (4/2/2020).

Para pedagang pun memang mengaku bahwa pasokan masker makin menipis, makanya harganya naik. Pembeli masker N95, menurut salah seorang pegawai apotek bukan hanya perorangan. Petugas kesehatan disebutnya juga banyak belanja masker.

“Biasanya ada dari orang-orang yang beli, ada juga dari rumah sakit, kebanyakan sih dari orang-orang yang beli,” kata Ferdi salah satu pedagang di kios pasar obat pramuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI