Menu

Mode Gelap
Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi

UPDATE NEWS

Balita Pengidap COVID-19 Sembuh, Wagub Pesan Warga NTB Jangan Kucilkan Pasien Positif

badge-check


					Balita Pengidap COVID-19 Sembuh, Wagub Pesan Warga NTB Jangan Kucilkan Pasien Positif Perbesar

INAnews.co.id, Mataram – Kabar baik disampaikan Direktur RSUD Provinsi NTB, Kamis, 16 April 2020. Tiga Pasien COVID-19 telah dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi khusus selama di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien dinyatakan sembuh oleh tim medis setelah menerima hasil uji laboratorium sebanyak 2 kali dan dinyatakan negatif COVID-19.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Positif COVID 19 yang dinyatakan sembuh tersebut terdiri dari Tn. LJ Pasien No 03, Tn MA Pasien No 15 dan Balita HW Pasien No 27.

Saat ini, pasien-pasien yang dinyatakan sembuh telah dipindahkan ke Gedung Grha Mandalika RSUD Provinsi NTB sebelum kembali berkumpul bersama keluarga.

Sementara, pasien balita langsung dijemput pulang oleh aparat desa setempat. Kebahagiaan terpancar dari pasien yang sembuh dan keluarga.

“Terimakasih Tim Medis kita yang keren, hebat dan luar biasa. Ayo bangkit, yakin dan percaya bahwa Pasien COVID19 bisa sembuh,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah berpesan kepada warga NTB untuk tidak mengucilkan warga yang positif COVID-19. Meski interaksi dengan orang yang terindikasi harus dihindari, bukan berarti mereka harus dikucilkan.

“Corona bukanlah penyakit yang memalukan dan harus dihindari dan jangan sampai masyarakat yang kena penyakit ini dikucilkan,” harapnya.

Wagub juga berpesan agar warga NTB tetap menjaga kedisiplinan dalam menjaga kesehatan melalui pemenuhan gizi yang seimbang, serta pembatasan fisik dan sosial.

“Penyakit ini butuh kedisplinan dan kesadaran dari masing masing individu untuk mengikuti aturan-aturan individu sehingga bisa melalui masa wabah corona ini dengan baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah

13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Populer EKONOMI