INAnews.co.id, Pemalang – Meski dalam masa menghadapi pandemi Covid-19 Nelayan Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah ini masih tetap semangat dan beraktifitas seperti biasa.
Warga Desa Asemdoyong yang sebagian besar nelayan juga keluhkan soal pendapatan dari hasil tangkapan ikan.
“Selama sebulan menghadapi pandemi covid 19 , penghasilan nelayan sangat menurun dan anjlok,” ujar Bajuri selaku Nelayan Asemdoyong saat ditanya Redaksi pada Minggu 19 April 2020.
Selain nelayan dampak pandemik ini juga berimbas pada para pekerja atau kuli yang keseharianya bergantung pada pemilik lapak.
Seperti yang disampaikan Kendi dan Nurkholik yang menjadi kuli lapak keluhkan menurunnya hasil kerja.
“Selama sebulan penuh penghasilan sangat memperihatinkan, untuk menjual ikan kembali hasil lelang dari nelayan susah buangnya,” terangnya.
Namun, dari informasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga mulai membaik dengan meningkatnya harga ikan.
M.Bisri selaku Juru Lelang mengatakan jika pendapatan dari hasil lelang mulai membaik. Selain itu pihak Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah Covid 19.
“Alhamdulilah kondisi nelayan kondusif dan mulai membaik juga dalam pencegahan memutus mata rantai di tempat pelelangan saya menyampaikan kepada bakul ikan dan nelayan agar memakai masker dan mengenai harga ikan sudah mulai stabil,” ujar Bisri.
Reporter : Budi Santoso
Editor : Helmi






