INAnews.co.id, Jakarta – Rasa peduli dan prihatin terhadap dampak ekonomi dari wabah virus Covid 19 , ditunjukan oleh Badan Komunikasi Nasional Desa se-Indonesia (BKNDI).
Ketua Dewan Pakar BKNDI Pusat Dr. Yusuf. Yambe Abdi ST. MT. Bersama ketua umum DPN BKNDI Pusat Isra A Sanaky dalam menghadapi wabah covid 19 ini , telah menyalurkan bantuan 1000 bingkisan dan 1000 makanan buka puasa serta makan sahur.
Yusuf Yambe juga menyampaikan bantuan ini kami berikan kepada mahasiswa perantauan serta masyrakat perantauan yang ada di wilayah Jakarta.
“Kami juga prihatin karena mereka luput dari pantauan pemprov , sedangkan mereka juga butuh bantuan karena PSBB itu mereka tidak bisa melakukan aktivitas, juga berakibat tidak bisa mudik ke kampung karena kebijakann PSBB,” jelas Yusuf Yambe selaku Dewan Pakar BKNDI Pusat pada 2 mei 2020.

Hal senada ditambah Isra A Sanaky selaku Ketua DPN BKNDI, hal ini dilakukan karena sampai saat ini para perantau yang kurang lebih 50 persen yang bermukim di Jakarta sampai saat ini tidak pernah mendapatkan bantuan.
“Oleh sebab itu BKNDI Pusat membuka pos pelayanan pengaduan bagi warga pendatang terutama wilayah timur Indonesia sampai saat ini nasib mereka terkatung katung. Kita melihat ada bantuan tapi hanya sekelompok masyarakat yang menerima saja,” tegas Isra.
Isra menyayangkan dalam situasi Ramadhan ini sangat menyedihkan karena semua aktifitas sebagian tidak jalan karena pihak pihak Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa PSBB hingga 22 mei 2020.
“Olehnya itu selaku Ketua umum BKNDI telah menyampaikan kepada pengurus BKNDI Provinsi dan Kabupaten agar dapat membantu masyarakat desa yang saat ini belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah,” ucap Isra.

BKNDI sampai saat ini ada 3 wilayah provinsi pengurus BKNDI Provinsi dan Kota yang sudah menyalurkan bantuan , yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Papua ,Mabupaten Biak dan Provinsi Jawa Timur.
” Kami telah menyalurkan beras bingkisan maupun masker kepada warga di desabdesa. Distribusi 3000 masker dan bingkisan oleh pengurus BKNDI Biak Provinsi papua,” tutup Isra.






