Menu

Mode Gelap
INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

SOSDIKBUD

IPEMI Berbagi Masker dan Takjil Sebagai Wujud Solidaritas

badge-check


					IPEMI Berbagi Masker dan Takjil Sebagai Wujud Solidaritas Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta, – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) lakukan aksi solidaritas kemanusiaan di Bulan Ramadhan.

Aksi bagi takjil dan masker ini dilakukan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Sabtu, 16 mei 2020.

Dalam aksi ini IPEMI dihadiri bersama Pimpinan Wilayah DKI Jakarta, Mariana Harahap, Sekretaris Pimpinan Wilayah DKI Jakarta,Kris Mandalina, Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan , Masta Samaria, Ketua Bidang UKM, Indah Aryani, dan salah satu staf anggotanya, Octa Marserati, Ketua Pelatihan Pendidikan, Julinar Sinaga, dan Anggota Pengurus Wilayah Jakarta Utara, Zeanabun.

Pimpinan Wilayah IPEMI DKI Jakarta, Mariana menuturkan, “program kegiatan solidaritas kemanusiaan untuk sesama ini bertujuan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan berbuat kebaikan di bulan Ramadhan sebagai penyemangat umat Islam khususnya dan masyarakat umumnya,” tuturnya.

Ditambahkannya , bulan Ramadhan kali ini berbeda dari di tahun sebelumnya, berbagai kegiatan dan keramaian dibatasi karena kondisi pandemi Covid 19.

“DKI Jakarta menjadi tempat penyebaran terberbesar dan masih diberlakukannya PSBB, jadi untuk tetap aman tinggal di rumah saja, dan menghindari Ngabuburit yang telah menjadi bagian budaya pada bulan Ramadhan, hal itu adalah sebuah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19, ” tambah Mariana.

Sementara,  Sekertaris Pimpinan Wilayah IPEMI DKI Jakarta, Kris Mandalina, jelaskan jika solidaritas adalah ciri dasar manusia, membangun solidaritas dapat menghindari pecahnya sebuah masyarakat, solidaritas dapat menguatkan yang lemah, untuk tidak mudah hancur karena berbagai serangan, baik serangan berupa wabah yang mematikan maupun berbagai serangan kelompok lain.

“Kebersamaan yang membuat manusia bisa bertahan menghadapi keganasan alam yang penuh dengan bencana. Tanpa solidaritas, manusia bisa punah sebagai spesies,” ujar Kris .

 

 

Reporter : Dyan – JAMAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Masyarakat Sipil Harus Dikuatkan

6 Januari 2026 - 11:10 WIB

YLBHI Sebut Pemerintah Prabowo Inkompeten Tangani Bencana Sumatra

5 Januari 2026 - 17:21 WIB

Populer SOSIAL