Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Mendag Pastikan Stok dan Distribusi BBM untuk Wilayah Jawa Barat Aman dan Tepat Ukuran

badge-check


					Mendag Pastikan Stok dan Distribusi BBM untuk Wilayah Jawa Barat Aman dan Tepat Ukuran Perbesar

INAnews.co.id, Bandung-Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memastikan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Barat dalam kondisi aman dan lancar serta tepat ukurannya. Sehingga masyarakat Jawa Barat tidak perlu khawatir terjadi kekurangan BBM selama pandemi COVID-19.

Setelah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat pada 6 Mei lalu, Mendag Agus memutuskan meninjau langsung Depo BBM Grup Pertamina di Bandung Jawa Barat, Jumat (8/05/20).

“Stok BBM di Jawa Barat terpantau sangat cukup dan tidak terjadi gangguan distribusi selama pelaksanaan PSBB. Ukurannya juga tepat karena telah ditera oleh Pemerintah. Sehingga kebutuhan BBM untuk masyarakat di Jawa Barat dapat tercukupi dengan baik,” tegas Mendag Agus Suparmanto.

Dalam kesempatan ini, didampingi Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono serta Direktur Metrologi Rusmin Amin dan Manager Area Sales Retail Bandung Slyvia Grace Yuvena dan Fuel Terminal Manager Bandung Group dari PT. Pertamina Roedi Solistiono, Mendag Agus secara resmi muluncurkan Tangki Ukur Mobil (TUM). Peluncuran dilakukan secara simbolis dengan memecahkan kendi.

“Tangki ukur mobil ini memiliki ketepatan dan akurasi volume BBM. Ketetapan ini sangat penting untuk melindungi konsumen agar tidak dirugikan,” ujar Mendag Agus.

Seperti diketahui, terminal BBM Bandung Group merupakan salah satu dari unit operasional Supply & Distribution BBM/BBK milik PT Pertamina (Persero), yang terdiri atas 2 lokasi, yaitu lokasi Ujung Berung, Kota Bandung dan lokasi Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Kapasitas penyimpanan BBM di TBBM Ujung Berung mencapai 95.112 KL dengan ketahanan stok 18 hari, sementara untuk TBBM Padalarang sebesar 56.243 KL dengan ketahanan stok 27,9 hari. Setiap harinya, kedua terminal BBM ini menyalurkan BBM sejumlah 5.220 KL/day (Ujung Berung) dan 2.255 KL /day (Padalarang). Jumlah mobil tangki 91 mobil tangki (Ujung Berung) dan 79 mobil tangki (Padalarang).

 

Sumber : Humas Kemendag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI