Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

SOSDIKBUD

Program KSBB DKI Jakarta Banyak Mendapat Dukungan

badge-check


					Program KSBB DKI Jakarta Banyak Mendapat Dukungan Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta- Sejak Pemerintah Provinsi DKI jakarta menandatangi Perjanjian Kerjasama ( PKS )tentang Pelaksanaan KSBB di Balai Kota DKI, pada Rabu (22/4/20). Program ini  terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Program KSBB ini adalah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Baznas Bazis DKI Jakarta,PMI DKI Jakarta dan Yayasan Aksi Cepat Tanggap.

KSBB sendiri merupakan gerakan bantu sesama yang membutuhkan bantuan pangan selama menjalani Ramadan di tengah masa pandemi COVID-19. Penerima manfaat program ini meliputi warga kurang mampu, anak-anak di panti asuhan dan pesantren, lansia di panti jompo dan panti sosial lainnya.

Pelaksanaan KSBB juga harus memenuhi prinsip kemudahan dan kejelasan; efisiensi dan efektivitas; keterukuran; dinamis; transparasi; tepat sasaran: berorientasi pada masyarakat dan kepatuhan dalam penerapan PSBB.

Bagi perusahaan yang ingin memberikan dukungan, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan laman corona.jakarta.go.id, sehingga  masyarakat pemberi bantuan dan penerima bisa saling terhubung.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) ini menghubungkan para donatur, agregator, dan masyarakat yang membutuhkan untuk saling membantu dalam masa pandemi Covid-19.

Pasca peluncuran program KSBB melalui website https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi, dukungan masyarakat terhadap program tersebut terus mengalir dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Barisan Bangun Negeri (BBN) yang memanfaatkan platform KSBB untuk mencari tahu lokasi, target prioritas penerima bantuan, serta jenis bantuan yang dibutuhkan.

BBN pada Minggu sore 3/05/20  telah mendistribusikan sekitar 600 paket sembako berisi beras, minyak goreng, makanan kaleng, dan beberapa makanan pokok lainnya. Target yang dipilih adalah warga perkampungan padat di sekitar Gang Pasar Kedip, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Terkait kegiatan penyaluran bantuan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama Daerah Provinsi DKI Jakarta, Andhika, menyampaikan harapannya agar semakin banyak masyarakat yang tergerak menggunakan fasilitas dari Pemprov DKI Jakarta untuk membantu sesama.

“Platform KSBB diharapkan mampu mengintegrasikan niat-niat baik warga DKI Jakarta dan mampu menjadi model kolaborasi yang bahkan bisa diaplikasikan di bulan-bulan selanjutnya, terlebih di masa pandemi ini.

Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas platform KSBB yang telah ada untuk membantu sesama, sehingga pandemi Covid-19 ini dapat bersama kita akhiri dengan rasa persaudaraan yang semakin kuat,” terang Andhika, seperti dikutip dalam rilis PPID DKI Jakarta, Minggu (3/5/20).

Terhitung sejak 24 April 2020 hingga 2 Mei 2020, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 40.913 paket sembako, 20.447 paket makanan siap saji, dan 9.015 paket lebaran yang telah ditujukan secara spesifik kepada warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW. Sampai saat ini, bantuan tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi, 69 kelurahan, dan 118 RW di DKI Jakarta.

Komitmen bantuan berasal dari 22 donatur dan agregator yang telah berkomitmen (dan sebagian telah menyalurkan bantuan) kepada mereka yang membutuhkan di minggu pertama bulan ramadan. Donatur dapat menyalurkan bantuan secara End to End dengan memilih target bantuan melalui platform KSBB, maupun memberikan dana yang disalurkan melalui agregator yang telah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, diantaranya ACT, Bazis Baznas DKI, Human Initiative, PMI DKI, dan Rumah Zakat.

Beberapa donatur yang telah tercatat menyalurkan dananya ke agregator diantaranya adalah JNE (senilai 1 milyar rupiah), dan PGRI SMP Jakarta (senilai 545 juta rupiah) kepada BAZNAS/BAZIS DKI Jakarta pada minggu pertama ramadan. Serta Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta (senilai 20 juta rupiah) kepada ACT pada minggu kedua ramadan.

Pemprov DKI Jakarta masih mengundang seluruh masyarakat untuk berkolaborasi meringankan beban masyarakat lainnya yang terdampak Covid-19.

Melalui platform https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi, masyarakat dapat mencari tahu segala informasi mengenai wilayah/ unit prioritas yang dapat dibantu berdasarkan jumlah keluarga rentan di setiap wilayah RW, serta informasi target bantuan sosial lainnya seperti Pesantren, Panti Asuhan, Panti Disabilitas, dan Panti Sosial lainnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Masyarakat Sipil Harus Dikuatkan

6 Januari 2026 - 11:10 WIB

YLBHI Sebut Pemerintah Prabowo Inkompeten Tangani Bencana Sumatra

5 Januari 2026 - 17:21 WIB

Populer SOSIAL