Menu

Mode Gelap
Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy

OTOMOTIF

Engine De Carbonizing Membuat Mesin Kembali Greng dan Tokcer

badge-check


					Engine De Carbonizing Membuat Mesin Kembali Greng dan Tokcer Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta-Seiring dengan berjalannya waktu dalam kita menjalankan kendaraan, Lambat laun di dalam ruang pembakaran pasti ada saja kotoran dan kerak yang tercipta. Jika dibiarkan, maka hal  tersebut akan memengaruhi performa kendaraan.

Jika sudah begini, diperlukan upaya pembersihan, salah satunya dengan melakukan engine de-carbonizing.Proses engine de carbonizing ini akan mengikis kotoran atau bahkan kerak membandel yang menempel di dalam ruang mesin.

” Engine De carbonizing adalah suatu proses pembersihan kerak  carbon didalam ruang pembakaran di mesin,” Ungkap  Arief Hidayat, CEO PT Welty Indah Perkasa dalam  diskusi virtual ‘Engine De-Carbonizing’, Jumat (26/6/20)

Melakukan engine de carbonizing ini sangat diperlukan,karena adanya tumpukan kerak karbon dipermukaan piston dan di pangkal Valve atau klep.

Penumpukan kerak karbon ini mengakibatkan kinerja mesin pada kendaraan menjadi terganggu atau kinerja mesin menjadi turun.Seperti tarikan kendaraan jadi kurang dan suara mesin terdengar ngelitik dan konsumsi bensin jadi lebih boros.

Jika kendaraan mengalami hal tersebut, maka segeralah lakukan de carbonizing pada kendaraan anda.

Sebab dengan de carbonizing ini bisa menghilangkan tumpukan  kerak carbon yang berada di permukaan piston dan pangkal klep. 

Kegiatan lengkapnya dinamakan engine de-carbonizing. Jantung kendaraan terpenting bukan hanya di piston dan klep, akan tetapi hal yang tidak kalah penting yang harus di perhatikan adalah  injector dan busi.

Engine de carbonizing membersihkan empat komponen penting ini yaitu piston,klep, injector dan busi. jika engine de carbonizing ini dilakukan maka performa mesin kembali menjadi baik, tenaga mesin kembali bekerja maksimal,Setelah itu konsumsi bahan bakar jadi efisienk kembali, dan yang terpenting adalah mencegah mesin mengelitik serta  menghindari biaya yang berlebihan seperti turun mesin atau over haul,” terang Arif Hidayat.

Mengapa kerak karbon yang berada di piston dan klep harus di bersihkan, sebab kerak karbon yang menumpuk di permukaan piston dan pangkal klep.Dalam diskusi bersama para jurnalis Forwot, Arief Hidayat menjelaskan, penumpukan kerak karbon ini membuat  pembakaran menjadi kurang optimal,kinerja mesin turun.

Jika gejala mesin sudah menggelitik, Performa mesin turun serta konsumsi bahan bakar lebih boros, maka untuk menghindari over haul yang akan memakan biaya lebih besar dan waktu yang lebih lama, maka segeralah lakukan engine de carbonizing, hanya cukup 30 menit, kendaraan akan kembali ke Performa yang lebih baik dan kendaraan kembali tokcer untuk dikendarai, Tutup Arif Hidayat dalam diskusi virtual bersama Forwot Jumat sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gebrakan Awal Tahun 2026, Royal Alloy Luncurkan Scooter Matic Classic 250cc Sebagai Scooter Premium

20 Januari 2026 - 19:57 WIB

PT Altama Surya Anugerah Berikan Perlindungan Hukum Merek Tekiro, Konsumen Jangan Terkecoh Nama Merek Mirip Tekiro

28 Desember 2025 - 18:46 WIB

Jangan Terkecoh Harga Murah, Hati Hati Banyak Beredar Busi NGK Palsu

18 Desember 2025 - 19:13 WIB

Populer OTOMOTIF