Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

HUKUM

Kapolri Idham Aziz Nilai Tiga Kapolda Berhasil Tangani Masalah Covid 19

badge-check


					Kapolri Idham Aziz Nilai Tiga Kapolda Berhasil Tangani Masalah Covid 19 Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan penilaian kepada tiga jenderal ditubuh Polri atas itu keberhasilan dalam penanganan virus Covid-19.

Ketiga jenderal tersebut yakni Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Fadil Imran dengan program Kampung Tangguh Semeru, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi dengan program Kampung Siaga, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri dengan Kampung Tangkal.
Hal itu disampaikan Idham saat video conference dengan para Kapolda se-Indonesia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu 10 juni 2020.
Kapolri mengatakan, ketiga jenderal tersebut berhasil membentuk inovasi kampung pencegahan virus Covid-19 di daerahnya. Tiga jenderal itu juga mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.
“Dengan adanya inovasi itu, menjadi motivasi terhadap Polda lain untuk serius menangani virus corona, yang setiap harinya selalu ada yang dinyatakan positif corona,” kata Idham lewat keterangannya, Rabu 10 juni 2020.
Selain itu, Idham juga mengapresiasi petugas lalu lintas yang berjaga selama Operasi Ketupat. Petugas telah bekerja dengan maksimal di tengah ancaman pandemi virus corona.
“Namun, tak hanya mengatasi masalah sosial saja selama pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia. Anggota Korps Bhayangkara ini juga telah melakukan Operasi Ketupat 2020 dengan melakukan penjagaan di setiap perbatasan wilayah dan daerah,” ujar Idham.

Upaya kepolisian tersebut menjadi salah satu  garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum.

“Anggota Polri tidak boleh merasa puas dengan apa yang sudah diraihnya. Hasil itu justru menjadi motivasi agar bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

25 Februari 2026 - 14:59 WIB

Kiriman Pasukan ke Gaza Bisa Jadi Alat Israel Lucuti Hamas

23 Februari 2026 - 14:24 WIB

KUHP dan KUHAP Baru Dinilai Berpotensi Perluas Kriminalisasi Dunia Usaha

23 Februari 2026 - 04:13 WIB

Populer EKONOMI