Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Konsep Koperasi Desa BKNDI Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

badge-check


					Konsep Koperasi Desa BKNDI Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Dalam momen halal bihalal , pada Sabtu 30 mei 2020, Badan Komunikasi Nasional Desa Se Indonesia (BKNDI), secara resmi kukuhkan pembentukan dan pengurus Koperasi BKNDI.

Isra A Sanaky Ketua Umum DPN BKNDI, dalam acara halal bihalal menyampaikan jika konsep koperasi adalah sebuah konsep ekonomi yang bisa dibangun melalui akar rumput.

“Sebuah negara kuat kalau ekonominya kuat dan itu dimulai dari akar rumput,” ucap Isra kepada media pada sabtu 30 mei 2020.

Menurut Ketum BKNDI belajar dari kejadian covid 19 dan masa pandemik, sektor ekonomi yang mampu bertahan adalah ekonomi ritel di sektor mikro. “Seperti warung makan, pedagang kecil dan pedagang yang lain,” ungkapnya.

“Sedangkan ekonomi skala besar yang bertahan sekitar 5% sampai 40%. Jadi jelas BKNDI mendukung berkembangnya koperasi, sebab koperasi dapat tumbuh mulai dari ekonomi bawah, ” ucap Isra.

Isra optimis jika Koperasi ini bisa berjalan , sebab dukungan jaringan BKNDI yang sudah ada dari 34 propinsi, 500 kabupaten/kota dan 87000 desa, dan hal itu mampu meningkatkan perkembangan ekonomi kecil.

Isra juga sampaikan konsep usaha awal dari koperasi yang akan dijalankan BKNDI adalah mini market yang tersebar disetiap desa.

Senada dengan Ketum BKNDI , Ketua Koperasi terpilih Jaswadi , menjelaskan konsep awal yang akan dibangun dari koperasi BKNDI dengan membuat mini market.

“Rencananya di mini market itu akan dijual seperti sembako dan hasil bumi desa yang ada pada daerah tersebut. Dengan adanya koperasi BKNDI seluruh desa bisa memasarkan produknya ke desa lain, jadi ada pertukaran produk dari desa tersebut,” ungkap Jaswadi.

Jaswadi mencontohkan seperti desa di provinsi Maluku, dimana desa tersebut sebagai penghasil ikan asin, nanti ikan asin itu bisa dipasarkan ke desa atau propinsi lain, jadi hasil desa yang juga produk dalam negeri bisa dikenali lebih luas.

“Koperasi juga akan saling bersinergi dengan pemerintah desa, sebab dengan koperasi ini berjalan otomatis akan menambah pendapatan desa tersebut, karena ada putaran ekonomi,” tutup Jaswadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Kedor Leo Arfayan

    Terima kasih, atas informasinya gimana caranya kami dapat memperoleh modal usaha untuk kegiatan usaha kami didesa.

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI