Menu

Mode Gelap
Indonesia Terseret Permainan Trump: Pakar Sebut Pemerintah Kehilangan Kedaulatan Pakar: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump Batal Demi Hukum, Presiden Langgar Konstitusi Rocky: Hanya Politik Mahasiswa yang Bermutu, Politisi Hanya Urusi Kepentingan Personal Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Peneliti: Mukjizat bagi Indonesia YLBHI Kecam Kesepakatan Prabowo dengan Trump Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung

TNI/POLRI

Satgas Nemangkawi Terus Kejar Para Pelaku KKB yang Kembali Tembaki Warga Sipil Hingga Tewas

badge-check


					Ops Nemangkawi Perbesar

Ops Nemangkawi

INAnews.co.id, Papua – Satuan Tugas Operasi Nemangkawi masih memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak Warga Sipil bernama Yunus Sani hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Redaksi Inanews.co.id Mendapat Siaran pers Satgas Humas Operasi Nemangkawi, Senin, menyebutkan penembakan Warga Sipil kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Yunus Sani, warga Intan Jaya, ditembak oleh KKB sedang melakukan perjalanan darat di Jalan Trans-Papua dari Kabupaten Intan Jaya menuju ke Kabupaten Nabire, Pada Jumat (29/05/2020).

Kronologisnya, saat Yunus tiba di daerah perbatasan Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Paniai, tepatnya di Gunung Magataga, korban dihadang oleh KKB, kemudian ditembaki hingga meninggal dunia di tempat.

Saat ini, personel Satgas Operasi Nemangkawi dan Polda Papua terus mengejar para pelaku KKB yang melarikan diri.

Ketua DPW Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) Provinsi Papua, Ali Albert Kabiay menilai aksi kekerasan KKB sebuah kejahatan kemanusiaan. Tindakan ini layak disebut sebagai teroris karena menyasar warga sipil yang tak bersenjata.

“KKB Papua layak sekali disebut sebagai teroris, karena mereka kerap kali menebar teror kepada masyarakat. Bahkan warga sipil tak berdosapun mereka tembaki hingga meninggal dunia,” ucap Ali di Papua, Senin, 1 Juni 2020.

Ali mengajak warga Papua mendukung aparat menumpas KKB. Tindakan KKB sudah melewati batas karena warga sipil menjadi korban.

“Saya mengingatkan kepada mereka KKB, bahwa apa yang selama ini mereka lakukan merupakan tindakan keji, melanggar HAM, dan kalian sudah seperti teroris,” tegas Ali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kiriman Pasukan ke Gaza Bisa Jadi Alat Israel Lucuti Hamas

23 Februari 2026 - 14:24 WIB

Polisi di Bawah Presiden Ancaman Nyata bagi Demokrasi

18 Februari 2026 - 13:39 WIB

Didu Ungkap Rencana Prabowo Reformasi Total Polri: Bukan Sekadar Ganti Kapolri

16 Februari 2026 - 20:36 WIB

Populer POLITIK