Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

OTOMOTIF

Sejarah Panjang Peugeot Stering wheel

badge-check


					Sejarah Panjang Peugeot Stering wheel Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta-Sepanjang sejarah kendaraan, roda kemudi menjadi bagian vital dari kendaraan. Roda kemudi sendiri terus berevolusi mengikuti perkembangan baik dari bentuk maupun fungsinya.

Bila semula hanya berfungsi sebagai kontrol arah kendaraan hingga disematkannya berbagai fungsi lain seperti tombol klakson, kontrol audio, airbag, cruise control, dan lainnya. 

Sejarah

Roda kemudi pertama muncul pada tahun 1894 di mobil bertenaga 4 tenaga kuda, Panhard buatan Alfred Vacheron. Umumnya, pada zaman ini, mobil lain masih menggunakan batang pengatur arah.

Mengikuti lomba balap Paris-Rouen, tidak hanya dikenal sebagai balap semata namun juga ajang publikasi teknologi kendaraan yang diikuti lebih dari 100 mobil.

Memang pada ajang tersebut, Panhard menempati posisi juara keempat namun publikasi mengenai inovasi roda kemudi menjadi tersebar luas.

Pelan tapi pasti, penggunaan roda kemudi mulai menggantikan batang pengatur arah sebagai alat untuk mengendalikan arah roda.

Peugeot langsung merespons. Peugeot mulai menerapkan sistem roda kemudi pertama pada Peugeot Type 36 di tahun 1901, dilengkapi dua buah inovasi yaitu roda kemudi dan kap mesin yang merupakan hal baru pada masanya.

Pada awal 1990, penggunaan airbag dan power steering pada roda kemudi semakin umum. Hal ini mengubah paradigma dari roda kemudi yang semula hanya memiliki fungsi untuk bermanuver kendaraan, menjadi lebih multifungsi.

Berbagai inovasi terhadap roda kemudi pun semakin marak dilakukan. Mulai dari perubahan bahan dasar, bahan pembungkus, bentuk, dan juga penyematan berbagai teknologi dan fungsi pada roda kemudi itu sendiri.

Ajang perlombaan balap juga memiliki peran penting dalam perkembangan inovasi bentuk dan fungsi dari roda kemudi. Pada mobil balap Peugeot 908, seluruh kontrol kendaraan disematkan pada sistem roda kemudinya.

Kemudian inovasi ini diadopsi pada roda kemudi Peugeot harian terkini, dengan menyematkan berbagai teknologi dan fungsi.
Hingga pada tahun 2012, Peugeot 208 memperkenalkan inovasi besar pada posisi pengemudi dengan meluncurkan PEUGEOT i-Cockpit®.

Inovasi tersebut tidak lepas dari roda kemudi yang didesain sedemikian rupa sehingga menjadi sangat kompak dan ergonomis.

Didesain ulang untuk memberikan genggaman yang semakin baik. Tidak hanya itu, desain ini memberikan sang pengemudi pandangan yang lebih jelas terhadap instrumen kendaraan serta jarak pandang jalan.

PEUGEOT i-Cockpit® sampai kini terus berevolusi dan menjadi basis standar pada generasi model-model Peugeot setelahnya. Sampai kini, lebih dari 6 juta penggendara yang telah memiliki dan menggunakan Peugeot berteknologi i-Cockpit® di seluruh dunia.

Teknologi yang sangat unik di dunia otomotif dan telah menjadi DNA dan telah menjadi DNA Brand Peugeot. Bahkan konsep ini juga dihadirkan pada mobil konsep terbaru, Peugeot e-Legend.

Ini merupakan salah satu bagian dari ambisi sederhana Peugeot yaitu memberikan respon akurat dengan desain interior stylish dan berteknologi tinggi juga sangat aman bagi para pengendaranya.

Peugeot 3008 SUV & 5008 SUV yang dijual di Indonesia juga telah mengadopsi teknologi roda kemudi sangat canggih ini.

Halaman Resmi Astra Peugeot

  • Website: peugeot.co.id
  • Instagram: @astrapeugeot
  • Youtube: Peugeot Indonesia
  • Facebook: Peugeot Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PT Altama Surya Anugerah Berikan Perlindungan Hukum Merek Tekiro, Konsumen Jangan Terkecoh Nama Merek Mirip Tekiro

28 Desember 2025 - 18:46 WIB

Jangan Terkecoh Harga Murah, Hati Hati Banyak Beredar Busi NGK Palsu

18 Desember 2025 - 19:13 WIB

Penghujung Tahun 2025 Blazer Indonesia Club Menggelar Rapat Kerja Nasional

14 Desember 2025 - 17:38 WIB

Populer OTOMOTIF