Gaido Grup Apresiasi Bank Indonesia Dukung Program HVC

0 1

INAnews.co.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) bersama Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia mengadakan Tasyakuran Program Penguatan Halal Value Chain (HVC) secara virtual.

Acara yang diadakan senin 27 juli 2020, melalui web resmi www.isef.co.id, dengan peserta undangan mulai dari IAEI, Kementerian dan Lembaga, Pondok Pesantren, UMKM Binaan, Kantor Perwakilan Dalam Negeri.

Ketua Panitia, Anwar Bashori, mengatakan Ekosistem Halal Value Chain (HVC) ini adalah upaya mensilaturahmikan berbagai unit ekonomi mulai dari ekonomi pesantren, UMKM, Korporasi dan lainnya.

Ada lima program utama HVC di antaranya yaitu (1) Holding Ekonomi dan Bisnis Pesantren, (2) Industri Kreatif Syariah Indonesia, (3) Sistem Pencatatan Pertarian Terintegrasi, (4) Pemberdayaan Insan Masjid, (5) Sustainable Muslim Friendly and Attractive Tourism.

Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo yang membuka langsung acara ini menyampaikan pesannya bahwa BI saat ini telah sampai pada titik yang lebih baik dibanding ketika mengawalinya dulu, namun jalan masih panjang dan masih banyak mesti dilakukan dan terus komitment sampai target akhirnya nanti, Indonesia menjadi pusat ekonomi keuangan syariah di dunia.

“Target kita ke depan paling tidak, meningkatkan pangsa aktivitas usaha syariah kita yang dalam perhitungan kami melalui pendapatan domestik bruto berdasarkan ekonomi syariah kita dengan target di atas 50%, pada 2025, karena untuk saat ini target kita masih di bawah 40%,” ujar Dody

Salah satu strategi yang mendukung hal tersebut adalah dengan penguatan ekosistem HVC, mulai dari rangkain kegiatan produksi, distribusi, pemasaran sampai ke arah service kosumen dengan mentaati nilai-nilai prinsip dasar Syariah.

Ada empat fokus sektor penguatan ekosistem tersebut yaitu pertanian (integrated framing), industri makanan halal dan fashion muslim, pariwisata halal, dan energi terbarukan.

“Komitmen BI tidak hanya pusat namun juga perwakilan di daerah adalah penekanan optimalisasi dan pendampingan dengan pelaku bisnis syariah binaan BI dengan pendekatan teknologi dan informasi, agar dapat membawa kemajuan kinerja usaha lebih efisein, network lebih luas dan sesuai perkembangan terkini dan menerapkan prinsip good governance dan perkuat sinergi, kolaborasi antar lembaga mau pun institusi,” tutup Dody.

Sebelum sesi akhir acara diadakan penandatangan MoU Akselerasi Sertifikasi Halal antara BI diwakili oleh Dody Budi Waluyo dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) diwakili oleh Sukoso.

Muhammad Hasan Gaido selaku pendiri dan CEO Gaido Group dan aktif di IAEI bidang hubungan internasional saat ISEF 2019 (Foto : Redaksi)

Sementara Muhammad Hasan mengatakan bangga dan senang bahwa BI sebagai bank sentral peduli dan terlibat langsung dalam program ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang selama ini dianggap sebelah mata.

“Selamat atas sukses terselenggaranya acara ini, kepada ketua panita,  Pak Anwar Bashori dan Pak Dodi yang membuka acara ini, dan terkhusus kepada Pak Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia yang begitu perhatian akan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, serta berjalannya semua program BI pada road map Indonesia sentral ekonomi dan keuangan syariah dunia, seperti contohnya program Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) 2019 yang lalu,” ujar Hasan Gaido selaku CEO Gaido Grup.

Gaido Group adalah bagian  dan pelaku aktif dari progam Indonesia sentral ekonomi syariah dunia.

“Kami tambah semangat untuk terlibat dan melibatkan diri kami melalui Visi Gaido Group 2045, yaitu mewujudkan Indonesia Sentral Ekonomi Syariah Dunia. Inilah mimpi kami, semoga juga jadi mimpi kita semua,” tutup Hasan Gaido

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.